banner 728x250

Kementerian PUPR Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah untuk Capai Target Nasional 2029

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, 13 Oktober 2025 –

Dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2025, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Women’s Talk: Kelola Sampah dari Rumah pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mendukung pencapaian target 100 persen pengelolaan sampah nasional pada tahun 2029.

banner 325x300

Acara yang digagas Direktorat Jenderal Cipta Karya bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PUPR ini difokuskan pada penguatan peran rumah tangga dalam pengurangan sampah, mengingat sekitar 50 persen timbulan sampah di Indonesia berasal dari sektor rumah tangga.

Dalam sambutannya, Penasihat DWP Kementerian PUPR, Irma Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa rumah tangga memiliki peran strategis sebagai unit terkecil dalam masyarakat yang dapat membentuk perilaku peduli lingkungan. Pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah, seperti kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik, dinilai sebagai langkah penting dalam menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Perempuan, khususnya para ibu, juga dipandang memiliki peran sentral dalam mendorong perubahan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, baik di tingkat keluarga maupun komunitas.

Wakil Menteri PUPR, Diana Kusumastuti, menyampaikan dukungannya terhadap gerakan pemilahan sampah dari rumah dan kantor. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah pusat, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dari pemerintah daerah, masyarakat, dan individu. Lingkungan keluarga besar Kementerian PUPR diharapkan menjadi contoh nyata dalam menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sesuai dengan visi pembangunan berkelanjutan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menurut data yang tercatat sejak tahun 2021, Indonesia menghasilkan lebih dari 68 juta ton sampah per tahun, dengan sebagian besar masih berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang telah melebihi kapasitas. Untuk itu, pemerintah terus mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, berbasis partisipasi masyarakat dan teknologi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Dian Irawati, yang hadir mewakili Direktur Jenderal Cipta Karya, menekankan bahwa pembangunan kota cerdas yang berpusat pada manusia hanya dapat terwujud jika terdapat kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak. Ia menyampaikan bahwa penciptaan ekosistem kota yang sehat dan layak huni harus dimulai dari rumah tangga, dilanjutkan oleh sekolah, komunitas, dan institusi lainnya secara serempak.

Peringatan tahun ini mengangkat tema global Urban Crisis Response: People-Centred Smart Cities dan tema nasional Aksi Pilah Sampah Menuju Indonesia Bersih Indonesia Sehat: Kota Cerdas yang Manusiawi. Seluruh rangkaian kegiatan ini juga merupakan bagian dari program kerja Kementerian PUPR dalam inisiatif nasional Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak.

 

Editor : Boni Atolan


 

banner 325x300
error: Content is protected !!