Radar Perbatasan, Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dan memperkuat posisi tenaga kerja lokal di daerahnya. Konsistensi tersebut kembali mendapat apresiasi dalam ajang Tribun Batam Awards 2025, di mana Roby dianugerahi penghargaan Kepala Daerah Terbaik Mendukung Perekonomian dengan Penguatan Tenaga Kerja Lokal.
Roby, yang dikenal sebagai bupati termuda di Provinsi Kepulauan Riau, mengatakan bahwa prioritas utama pemerintah daerah adalah memastikan masyarakat Bintan memiliki kesempatan untuk bekerja di tanah kelahirannya sendiri.
“Prinsipnya kami ingin masyarakat Bintan punya peluang untuk bekerja di kampungnya sendiri. Kami juga sadar pengusaha punya indikator masing-masing dalam mencari tenaga kerja yang dibutuhkan. Untuk itu, kami menyiapkan pembinaan dan pelatihan agar tenaga kerja lokal memiliki kemampuan serta keahlian yang sesuai kebutuhan industri,” ujar Roby usai menerima penghargaan di Kantor Tribun Batam, pada Senin, 27 Oktober 2025.
Sebagai wujud konkret, Pemkab Bintan menghadirkan aplikasi Si-Lancar, platform digital yang mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, khusus bagi mereka yang ber-KTP Bintan. Melalui aplikasi ini, pemerintah juga menjalin kerja sama dengan puluhan perusahaan yang berkomitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
Tak hanya itu, berbagai kegiatan job fair yang rutin digelar menjadi jembatan nyata bagi penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor.
Upaya berkelanjutan tersebut membuahkan hasil signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Agustus 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bintan turun menjadi 4,53 persen, terendah sejak kabupaten itu resmi berdiri pada 2006.
Capaian itu juga turut mendorong laju ekonomi daerah. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi Bintan melesat hingga 8,89 persen, melonjak drastis dibanding masa pandemi Covid-19 tahun 2020 yang mencatat kontraksi hingga -4,20 persen.
Roby menegaskan bahwa Pemkab Bintan akan terus membuka ruang bagi investor untuk tumbuh bersama daerah, tanpa meninggalkan peran penting tenaga kerja lokal.
“Kami selalu siap menyambut dan mempermudah setiap investor yang ingin membangun usaha di Bumi Tak Berganjak ini. Tapi kami juga pastikan, masyarakat Bintan menjadi bagian utama dari pertumbuhan itu,” tegasnya.
Dengan kombinasi kebijakan inklusif, inovasi digital, dan sinergi antara pemerintah serta pelaku usaha, Kabupaten Bintan kini menjadi salah satu contoh daerah yang berhasil memulihkan perekonomian pasca pandemi dengan pendekatan berbasis tenaga kerja lokal.
Editor: Budi Adriansyah

















