SURABAYA — PS Malaka NTT U-13 menunjukkan karakter mental bertanding yang patut diapresiasi pada laga perdana Putaran Nasional Piala Soeratin U-13 Zona 5.
Sempat unggul lebih dahulu, kemudian tertinggal 1–2, tim muda kebanggaan Kabupaten Malaka dan Provinsi NTT itu tidak menyerah hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2–2 melalui gol Janwar pada menit ke-64.
Hasil imbang tersebut menjadi modal penting bagi PS Malaka NTT U-13 untuk menatap dua pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri yang lebih kuat.
Pertandingan berlangsung sengit. PS Malaka NTT U-13 membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui Kevin.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. GASPAPA Lopo 1958 mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-18 menjadi 1–1.
Memasuki menit ke-33, GASPAPA Lopo 1958 kembali mencetak gol sehingga berbalik unggul 2–1.
Dalam situasi tertinggal, para pemain PS Malaka NTT U-13 tidak kehilangan semangat. Anak-anak Malaka terus berjuang dan meningkatkan intensitas permainan.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Janwar mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 2–2.
Hingga pertandingan berakhir, kedua tim tidak mampu menambah gol.
Full time: PS Malaka NTT U-13 2–2 GASPAPA Lopo 1958 Sulsel
Mental Tidak Menyerah Jadi Modal Besar
Terlepas dari hasil akhir, salah satu catatan paling positif dari pertandingan ini adalah mental dan karakter PS Malaka NTT U-13.
Ketika tertinggal 1–2, para pemain tidak menyerah. Mereka tetap berjuang, menjaga semangat dan terus mencari peluang hingga akhirnya mendapatkan gol penyama.
Kebangkitan dari posisi tertinggal tersebut menunjukkan bahwa PS Malaka NTT U-13 memiliki modal mental yang penting dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Kini yang dibutuhkan adalah menjaga karakter tersebut sekaligus melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Babak Pertama Jadi Bahan Evaluasi
PS Malaka NTT U-13 sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah mampu mencetak gol pembuka pada menit ke-9.
Namun setelah unggul 1–0, konsentrasi dan organisasi permainan perlu menjadi perhatian.
Dua gol lawan pada menit ke-18 dan 33 menjadi bahan evaluasi, terutama menyangkut transisi bertahan, komunikasi antarpemain, penjagaan terhadap pemain lawan serta konsentrasi setelah mencetak gol.
Evaluasi ini penting agar keunggulan yang sudah diperoleh tidak mudah terlepas pada pertandingan berikutnya.
Respons Babak Kedua Patut Diapresiasi
Perubahan permainan pada babak kedua menunjukkan respons positif dari PS Malaka NTT U-13.
Anak-anak mampu meningkatkan intensitas permainan dan terus menekan hingga mendapatkan gol penyama melalui Janwar pada menit ke-64.
Dua gol yang dicetak Kevin dan Janwar juga memperlihatkan bahwa PS Malaka NTT U-13 memiliki kemampuan untuk memanfaatkan peluang.
Namun untuk dua pertandingan berikutnya, efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menciptakan lebih banyak peluang, meningkatkan kualitas penyelesaian akhir dan memperkaya variasi serangan.
Lima Hal yang Harus Diperkuat
Menatap pertandingan berikutnya, PS Malaka NTT U-13 perlu menjaga beberapa aspek penting.
Pertama, fisik. Intensitas permainan harus mampu dipertahankan hingga menit akhir.
Kedua, teknik. Passing, kontrol bola, dribbling dan finishing harus terus diasah.
Ketiga, taktik. Transisi dari menyerang ke bertahan harus lebih cepat dan terorganisasi, terutama setelah kehilangan bola.
Keempat, mental. Karakter pantang menyerah yang sudah terlihat saat menghadapi situasi 1–2 harus dipertahankan.
Kelima, komunikasi. Koordinasi antara lini belakang, gelandang dan lini depan harus semakin kuat.
Dua Pertandingan Berikutnya, Kesempatan untuk Bangkit Lebih Kuat
Hasil 2–2 bukan akhir dari perjuangan.
Justru pertandingan perdana ini memberikan pelajaran berharga bagi PS Malaka NTT U-13 bahwa pertandingan nasional membutuhkan konsentrasi, disiplin, keberanian dan mental bertanding yang kuat sepanjang pertandingan.
Dua pertandingan berikutnya harus dihadapi dengan semangat baru.
Kesalahan yang terjadi hari ini menjadi bahan evaluasi. Kekuatan yang sudah terlihat harus dipertahankan dan ditingkatkan.
Anak-anak PS Malaka NTT U-13 harus percaya bahwa mereka mampu bersaing.
Kita boleh tertinggal, tetapi tidak boleh menyerah.
Dari 1–2, PS Malaka NTT U-13 mampu bangkit menjadi 2–2.
Itulah karakter yang harus terus dibawa ke pertandingan berikutnya: lebih siap, lebih disiplin, lebih berani dan lebih percaya diri.
Perjuangan masih panjang.
Satu tim. Satu perjuangan. Satu tujuan: PS MALAKA NTT BERPRESTASI DI PANGGUNG NASIONAL!
Boni Atolan

















