banner 728x250

Lahan di Jalan R.H. Fisabilillah Membara, Pasukan ‘Pantang Pulang’ Gercep Jinakkan Api

Aksi Heroik Regu 4 Dompak Padamkan Karhutla di Jantung Tanjungpinang Timur: Dua Armada Dikerahkan, Asap Sempat Ganggu Pengguna Jalan

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Sore yang tenang di kawasan Jalan R.H. Fisabilillah, KM 7, seketika berubah tegang pada Selasa, 24 Maret 2026. Kobaran api tiba-tiba melalap lahan kosong di tepi jalan protokol tersebut, mengancam kenyamanan warga dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Laporan masuk ke kanal hotline Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang tepat pukul 17.30 WIB. Tak butuh waktu lama bagi para “Ksatria Biru” untuk bereaksi.

banner 325x300

Respon Cepat 15 Menit

Hanya berselang 15 menit setelah laporan diterima dari seorang warga bernama Aldi Ambo Allang, raungan sirine armada pemadam sudah membelah jalanan. Regu 4 Pos Dompak tiba di lokasi pada pukul 17.45 WIB untuk langsung melakukan lokalisir api.

Kondisi api yang cukup besar di tepi jalan Kelurahan Melayu Kota Piring ini sempat membuat arus lalu lintas terganggu akibat kepulan asap tebal. Namun, koordinasi di lapangan berjalan sangat taktis.

Dikeroyok Dua Armada

Di bawah komando Kasi Ops Damkar, Regu 4 Dompak yang mendapat bantuan dari Regu 1 tidak membiarkan api menjalar lebih luas. Dua armada tangki andalan, yakni unit BP 9140 A dan BP 9124 T, dikerahkan untuk melakukan penyemprotan secara intensif.

“Setelah tiba di lokasi, anggota langsung melakukan manuver pemadaman. Sebanyak dua tangki air habis disemprotkan hingga api benar-benar dinyatakan padam dan tidak ada lagi titik bara yang tersisa,” tulis laporan resmi DPKP Tanjungpinang.

Pantang Pulang Sebelum Padam

Proses evakuasi dan pemadaman berlangsung sekitar satu jam lima belas menit. Tepat pukul 19.00 WIB, situasi dinyatakan kondusif. Meski tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil berupa bangunan, kecepatan petugas dalam menangani kebakaran ini berhasil mencegah dampak yang lebih fatal bagi lingkungan sekitar.

Setelah memastikan area benar-benar aman dan melakukan pendataan serta dokumentasi, seluruh personil kembali ke Pos Dompak dengan semboyan yang selalu mereka pegang teguh: “Pantang Pulang Sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya.”

Bagi warga Tanjungpinang yang melihat kejadian serupa, DPKP mengimbau untuk segera menghubungi call center di nomor (0771) 24949 atau WhatsApp di 08116524949.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!