Indeks

Pelatihan Komunikasi Publik di NTT: Membangun Tim Komunikasi yang Organik dan Berbasis Kepercayaan Publik

Kupang, 8 Oktober 2025 –

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pelatihan Komunikasi Publik yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), juru bicara, pengelola media sosial, dan konten kreator lingkup Pemprov NTT. Kegiatan ini berlangsung di Aula Palapa Dinas Komunikasi dan Informatika, Rabu (8/10).

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya komunikasi pemerintah yang tidak sekadar menyampaikan pesan birokratis, melainkan sebagai sarana merawat kepercayaan publik dan membangun suasana batin masyarakat NTT.

“Tim komunikasi pemerintah harus ‘organik’—lahir dari hati, pengalaman, dan nalar masyarakat NTT sendiri,” ujar Gubernur Melki.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, melainkan ruang untuk menumbuhkan orang lain dan memperluas manfaat bagi masyarakat luas. Di tengah dinamika dunia digital yang penuh informasi, para juru bicara dan pengelola konten diharapkan menjadi “penyembuh” yang memberikan kritik konstruktif sebagai vitamin, bukan racun yang memecah belah.

Lebih lanjut, Gubernur mengibaratkan tim komunikasi sebagai “pasukan udara” yang bertugas menjaga narasi positif dan memperjelas arah pembangunan, agar “pasukan darat” di lapangan dapat bekerja dengan tenang dan produktif.

“Sudah cukup belajar berenang, kini waktunya nyebur. Mari hadirkan komunikasi publik yang sehat, jujur, dan penuh ketulusan—komunikasi yang tidak menghakimi, tapi menghidupkan,” ajaknya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT untuk membangun ekosistem digital yang kuat, kolaboratif, dan berakar pada nilai kemanusiaan demi mendukung percepatan pembangunan daerah.

 

Editor : Boni Atolan


 

error: Content is protected !!
Exit mobile version