KEFAMENANU, RADAR PERBATASAN –
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), memimpin rombongan Pemerintah Kabupaten Malaka menghadiri Misa Syukur 40 Tahun Yubileum Imamat Rm. Aloysius Kosat, Pr., di Desa Manikin Usapi Baamfaun, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (19/10/2026).
Kehadiran SBS bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malaka, Ny. Beatrix Bria Seran, kepala perangkat daerah, serta Tim Pendamping Pembangunan Kabupaten Malaka menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang pengabdian Rm. Aloysius Kosat yang telah mendedikasikan empat dekade hidupnya sebagai imam Gereja Katolik.
Perayaan Ekaristi berlangsung khidmat dipimpin Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr., didampingi Vikaris Jenderal Keuskupan Atambua, para deken, serta lebih dari seratus imam konselebran dari seluruh Keuskupan Atambua. Perayaan itu juga dihadiri para biarawan dan biarawati, pejabat Pemerintah Provinsi NTT, Wakil Bupati TTU bersama jajaran perangkat daerah, serta umat dari berbagai paroki di Dekanat Malaka dan Dekanat TTU yang pernah menjadi wilayah pelayanan Rm. Aloysius Kosat.
Suasana syukur semakin semarak ketika koor umat paroki mengiringi seluruh rangkaian liturgi, sementara ribuan umat memadati lokasi perayaan untuk memberikan penghormatan kepada imam yubilaris.
Empat Dekade Pengabdian Imamat
Misa syukur tersebut menjadi penanda 40 tahun perjalanan imamat Rm. Aloysius Kosat, Pr., yang ditahbiskan menjadi imam pada 19 Oktober 1986 setelah sebelumnya menerima tahbisan diakon di Dili pada 15 Juni 1986.
Lahir di Bineonmau pada 17 Juli 1953, Rm. Aloysius Kosat merupakan putra pasangan almarhum Olandus Kosat dan almarhumah Rofina Silab. Ia berasal dari Paroki St. Paulus Maubam dan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.
Perjalanan panggilannya ditempa melalui pendidikan di SDK Manikin, SDK Hackto, SMPK St. Yoseph Nenuk, SMPK St. Yoseph Noemuti, Seminari Menengah Lalian, Tahun Orientasi Rohani (TOR) Ritapiret, hingga studi Filsafat dan Teologi sebelum menjalani orientasi pastoral.
Jejak Pelayanan di Berbagai Paroki
Sejak ditahbiskan menjadi imam, Rm. Aloysius Kosat mengabdikan dirinya di berbagai wilayah pelayanan Keuskupan Atambua.
Ia memulai tugas sebagai pastor pembantu di Paroki Sta. Maria Fatima Betun sekaligus membantu pelayanan di Paroki St. Fransiskus Xaverius Bolan. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Pastor Administrasi Paroki St. Yohanes Baptista Besikama, Pastor Paroki St. Yohanes Maria Vianey Maubesi, Pastor Paroki Sta. Theresia Kefamenanu, hingga merangkap sebagai Deken Dekanat Kefamenanu.
Sejak 2013, ia mengemban tugas sebagai Pastor Paroki Kristus Raja Seon.
Kehadiran umat dari berbagai paroki yang pernah dilayaninya menjadi gambaran eratnya hubungan pastoral yang dibangun Rm. Aloysius Kosat selama empat puluh tahun pengabdiannya.
Kehadiran Pemkab Malaka
Partisipasi Bupati Malaka bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Malaka dalam perayaan tersebut mencerminkan penghargaan pemerintah terhadap sosok Rm. Aloysius Kosat yang selama puluhan tahun mengabdikan diri bagi kehidupan iman dan pelayanan masyarakat di wilayah Keuskupan Atambua, termasuk di kawasan perbatasan.
Perayaan Yubileum 40 Tahun Imamat itu pun menjadi momentum syukur bersama, mempertemukan unsur Gereja, pemerintah, serta umat lintas dekenat dalam suasana persaudaraan dan penghormatan atas perjalanan panjang seorang imam yang telah setia melayani sejak 1986.
Boni Atolan

















