MEMPAWAH, KALBAR — Video yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah sedang membakar lahan untuk persiapan penanaman kembali kelapa sawit menjadi perhatian publik.
Setelah video tersebut viral di media sosial, Sat Reskrim Polres Mempawah memanggil anggota DPRD yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan pada Minggu (20/9/2026) sore.
Anggota DPRD tersebut disebut datang untsuk memenuhi pemeriksaan dengan diantar langsung Ketua DPRD Mempawah, Safruddin Asra.
Peristiwa itu kemudian mendapat sorotan dari DPN Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI). Melalui Sekretaris Jenderal Krista Hadi Wijaya, RAJAWALI mendesak aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara objektif, transparan, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
Sorotan RAJAWALI tidak hanya tertuju pada video pembakaran lahan. Organisasi tersebut juga meminta aparat memberikan perhatian terhadap dugaan intimidasi yang disebut dialami Ketua HMI Mempawah setelah menyuarakan persoalan tersebut.
“Masyarakat berhak mengetahui hasil penyelidikan: apakah ini pelanggaran hukum, bagaimana izin lahannya, dan siapa saja yang terlibat,” tegas Krista Hadi Wijaya.
RAJAWALI juga meminta proses penanganan perkara tidak berhenti pada pemeriksaan awal, tetapi disampaikan secara terbuka kepada publik sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sumber / Photo : Maung -Rajawali

















