banner 728x250

Tujuh Rumah Warga di Bintan Pesisir Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Api Berkobar Tengah Malam, Warga Padamkan Api dengan Air Laut

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, pada Minggu dini hari, 9 November 2025. Sebanyak tujuh rumah warga dilaporkan terdampak dalam peristiwa itu, dua di antaranya hangus terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.15 WIB di RT 003/RW 001 Desa Kelong. Api pertama kali terlihat membakar rumah milik Adam (71), seorang nelayan setempat. Menurut keterangan saksi, Arsil (45), yang juga menjadi korban, api muncul disertai suara percikan dari arah rumah Adam.

banner 325x300

“Saya dengar suara seperti korsleting listrik, lalu keluar rumah dan lihat api sudah membesar. Saya langsung teriak minta tolong warga,” ujar Arsil kepada petugas di lokasi.

Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan air laut dan peralatan seadanya. Namun, karena hembusan angin cukup kencang dan material rumah sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat menjalar ke rumah lain di sekitarnya.

Sekitar dua unit rumah milik Arsil dan Adam hangus terbakar, sementara lima rumah lainnya, milik Matahar, Wahid, Satri, Datsir, dan Rohiman, mengalami kerusakan ringan akibat sambaran api dan panas.

Berdasarkan keterangan Bhabinkamtibmas Desa Kelong, Brigpol Ferli Ernando, laporan pertama diterima sekitar pukul 04.00 WIB dari tokoh masyarakat setempat. Polisi segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bintan, pemerintah desa, dan Camat Bintan Pesisir untuk melakukan penanganan.

Sekitar pukul 07.30 WIB, personel Polsek Bintan Timur tiba di lokasi dan memastikan api telah padam sepenuhnya. Kepala BPBD Kabupaten Bintan, Ramlah, bersama Camat Bintan Pesisir, Assun Ani, turut hadir meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan logistik kepada para korban.

Bantuan yang disalurkan antara lain beras, gula, minyak goreng, kecap, roti kaleng, teh, dan box kontainer masing-masing untuk tujuh kepala keluarga terdampak.

Perkiraan kerugian materiil akibat kebakaran ini mencapai lebih dari Rp200 juta. Rumah Arsil ditaksir mengalami kerugian hingga Rp100 juta, sementara Adam sekitar Rp90 juta termasuk satu unit motor Yamaha Jupiter Z yang ikut terbakar.

Pihak kepolisian menduga sumber api berasal dari korsleting listrik di rumah Adam. Hingga pukul 11.00 WIB, situasi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan kondusif.

“Kami sudah lakukan olah TKP, pendataan korban, dan koordinasi dengan BPBD untuk penyaluran bantuan. Dugaan sementara memang korsleting listrik,” ujar salah satu petugas Polsek Bintan Timur.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat pesisir agar lebih waspada terhadap instalasi listrik rumah tangga, khususnya di kawasan padat penduduk yang masih didominasi bangunan kayu.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!