Malaka – Marselus Asa, tokoh pemuda Desa Fafoe, mengungkapkan keprihatinannya terkait pembangunan lampu jalan di wilayahnya. Ia menyoroti adanya tiang listrik yang berdiri kosong tanpa adanya pemasangan kabel dan lampu, khususnya di jalan masuk Dusun Sukabilaran.
Menurut Marselus, pembangunan lampu jalan yang dilakukan di sepanjang jalan utama desa Fafoe sudah berfungsi dengan baik dan normal. Namun, berbeda dengan kondisi di Dusun Sukabilaran, dimana tiang listrik hanya berdiri tanpa dilengkapi instalasi lampu maupun kabel. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari para pemuda desa terkait penyebab mandeknya pekerjaan tersebut.
“Dari batas Desa Fafoe dan Lasaen, listrik sudah menyala setelah tiang dipasang. Namun di cabang jalan menuju Dusun Tuasikun ke Dusun Sukabilaran, tiang kosong saja yang terlihat berdiri. Kami ingin mendapatkan penjelasan dari Ketua TPK mengenai faktor-faktor yang menyebabkan pekerjaan ini terhenti,” jelas Marselus.
Lebih lanjut, Marselus menambahkan bahwa pembangunan ini dikerjakan oleh Pemerintah Desa Fafoe. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait penyebab terhambatnya pemasangan lampu dan kabel di Dusun Sukabilaran. Bahkan, pihak supplier juga mengaku tidak mengetahui progres pekerjaan tersebut karena tidak adanya papan proyek yang dipasang di lokasi.
Marselus berharap agar Pemerintah Desa dan pihak terkait segera memberikan penjelasan transparan kepada masyarakat, agar pekerjaan ini dapat diselesaikan dengan baik demi kenyamanan dan keamanan warga Desa Fafoe.
TPK dan Kades Fafoe belum berhasil dikonfirmasi dan berharap segera ada penjelasan resmi agar tidak dipertanyakan warga.
Boni Atolan

















