banner 728x250

Stefanus Olla Pimpin OMK St. Balthasar Maslete, Saatnya Orang Muda Bangkit dan Menjadi Harapan Gereja

banner 120x600
banner 468x60

KEFAMENANU, RADAR PERBATASAN — Sebanyak 68 Orang Muda Katolik (OMK) Lingkungan St. Balthasar Maslete, Stasi Tubuhue–Maslete, Paroki St. Yohanes Pembaptis Naesleu, Dekenat Kefamenanu, Keuskupan Atambua, menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan langsung badan pengurus OMK, Selasa (27/10/2026).

banner 325x300

Dalam pemilihan yang berlangsung di Kapela St. Balthasar tersebut, Stefanus Olla meraih suara terbanyak dengan 36 suara. Ia dipercaya memimpin OMK St. Balthasar Maslete untuk periode kepengurusan yang baru.

Pemilihan ini bukan sekadar pergantian pengurus organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang bagi kaum muda untuk belajar berdemokrasi, membangun persaudaraan, serta mengambil tanggung jawab lebih besar dalam kehidupan menggereja.

Di tengah tantangan zaman dan perubahan pola hidup generasi muda, OMK diharapkan tidak hanya hadir sebagai kelompok kegiatan gerejawi, tetapi menjadi komunitas yang mampu menghidupkan iman, mengembangkan kreativitas, dan menghadirkan pelayanan nyata bagi Gereja serta masyarakat.

Stefanus Olla unggul dengan 36 suara

Ketua panitia pemilihan badan pengurus OMK Maslete, Minggus Ninu, menyampaikan bahwa proses pemilihan berlangsung secara langsung dan demokratis.

Dari 68 peserta yang hadir, Stefanus Olla memperoleh 36 suara, disusul Roswita M. Sonbay dengan 11 suara, Wilhelmina Bani 9 suara, Ifan Bano 6 suara, Maria F.C. Tnaob 4 suara, dan Wilhemus Nino 2 suara.

Dengan hasil tersebut, Stefanus Olla memperoleh mandat untuk memimpin dan menggerakkan OMK Lingkungan St. Balthasar Maslete.

Susunan badan pengurus yang baru terdiri atas:

  • Ketua: Stefanus Olla
  • Wakil Ketua: Roswita M. Sonbay
  • Sekretaris: Wilhelmina Bani
  • Bendahara: Maria F.C. Knaob

Sementara itu, Egy Sonbay dipercaya menjadi pendamping OMK Maslete.

Katekis Gaspar Kobesi berharap kehadiran pendamping dapat membantu kaum muda mengembangkan potensi, memperkuat kehidupan iman, serta menjalankan kegiatan organisasi dan pelayanan Gereja secara berkesinambungan.

Ia juga berharap kepengurusan baru menjadi ruang bagi kaum muda untuk bertumbuh, berkreasi, dan mengambil bagian nyata dalam kehidupan umat, baik melalui kegiatan rohani maupun sosial kemasyarakatan.

Romo Jeky Bau: OMK Maslete harus semakin bersinar

Romo Jeky Bau, Pr., menyambut terpilihnya pengurus baru sebagai awal pembaruan dan kebangkitan semangat kaum muda Katolik di Lingkungan St. Balthasar Maslete.

Ia meyakini kaum muda memiliki potensi besar untuk berkembang, berkarya, dan membawa nama baik lingkungan maupun paroki melalui berbagai aktivitas positif.

“Saya yakin Orang Muda Katolik Lingkungan Maslete akan semakin cemerlang dan selalu membawa nama baik lingkungan, Paroki Naesleu dalam aktivitas setiap hari,” demikian harapan Romo Jeky Bau, Pr.

Pesan tersebut menjadi dorongan bagi pengurus yang baru agar tidak berhenti pada keberhasilan dalam pemilihan, tetapi melanjutkannya melalui kerja nyata, pelayanan tulus, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.

OMK diharapkan menjadi generasi yang kuat dalam iman, matang dalam sikap, kreatif dalam berkarya, serta peka terhadap kebutuhan sesama.

Sebab, kehidupan Gereja tidak hanya bertumpu pada bangunan fisik, tetapi juga pada iman umat yang terus bertumbuh, persaudaraan yang terpelihara, dan semangat pelayanan yang menyala dalam diri setiap anggota Gereja, terutama kaum muda.

Moses Nino: Amanah kepemimpinan adalah panggilan pelayanan

Ketua Lingkungan St. Balthasar Maslete, Moses Nino, turut menyampaikan proficiat kepada seluruh badan pengurus OMK yang terpilih.

Ia berharap pengurus baru menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh komitmen serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan OMK di lingkungan tersebut.

Menurut Moses, kepemimpinan dalam organisasi Gereja bukan tentang kedudukan atau jabatan, melainkan kesediaan untuk melayani dan bekerja bersama.

“Kepemimpinan dalam organisasi Gereja bukanlah tentang siapa yang paling tinggi kedudukannya, melainkan siapa yang paling tulus melayani. Karena itu, kerja sama, keterbukaan, komunikasi, dan semangat persaudaraan perlu menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi,” demikian pesan Moses Nino.

Ia juga berharap pengurus baru mampu merangkul seluruh anggota tanpa membedakan latar belakang, menyatukan berbagai gagasan, serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi pertumbuhan iman dan pengembangan potensi kaum muda.

Dari Maslete, harapan baru bagi Gereja

Borgias Kuabib, umat KUB St. Rafael Maslete, berharap OMK menjadi tempat bertumbuhnya persahabatan, kreativitas, kepedulian sosial, dan semangat pelayanan.

Menurutnya, kaum muda perlu diberi ruang untuk terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari doa bersama, pendalaman iman, aksi sosial, pelayanan liturgi, hingga kegiatan positif lainnya.

Alumni Seminari Lalian itu juga menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama antara pengurus OMK, pengurus lingkungan, pendamping, serta pihak paroki agar setiap program dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.

Tantangan kaum muda saat ini memang tidak ringan. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai persoalan generasi muda menuntut OMK untuk terus beradaptasi tanpa kehilangan jati diri sebagai orang muda yang berakar pada iman Katolik.

Karena itu, keberhasilan kepengurusan baru tidak cukup diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan. Lebih penting adalah kemampuan menyatukan anggota, menggerakkan potensi, menjaga persaudaraan, dan menumbuhkan semangat pelayanan dalam diri setiap orang muda.

Terpilihnya Stefanus Olla menjadi babak baru perjalanan OMK St. Balthasar Maslete. Bersama seluruh pengurus, ia kini memikul amanah untuk membuktikan bahwa kaum muda bukan sekadar penonton dalam perjalanan Gereja, melainkan bagian penting dari gerakan pelayanan dan pembaruan.

Dari Kapela St. Balthasar Tubuhue–Maslete, sebuah harapan baru telah dinyalakan: agar orang muda semakin berani mengambil bagian, mengembangkan talenta, memperkuat iman, dan membawa terang kasih kepada sesama.

OMK Maslete, saatnya bersinar! Bukan hanya melalui kata-kata, tetapi lewat karya nyata, pelayanan tulus, dan kasih yang hidup bagi Gereja dan masyarakat.

(V. Sintu Lopez/Jurnalis)

banner 325x300
error: Content is protected !!