Radar Perbatasan, Bintan – Pada Rabu pagi, 17 Desember 2025, di SMP Negeri 1 Bintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, suasana sekolah terasa berbeda. Bukan hanya karena riuh tepuk tangan Final Men’s Volley Ball Class Meeting, tetapi juga karena satu hal sederhana yang dampaknya panjang: seragam sekolah gratis.
Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pendidikan kembali menegaskan keberpihakannya pada dunia pendidikan dengan menyerahkan Seragam Sekolah Gratis bagi siswa baru jenjang TK, SD, dan SMP. Kegiatan ini bukan seremoni kosong. Ia hadir sebagai jawaban atas realitas banyak orang tua yang sering kali harus memutar otak, dan dompet, di awal tahun ajaran.
Penyerahan seragam dilakukan secara simbolis dan disaksikan langsung oleh kepala sekolah, komite sekolah, orang tua, hingga para siswa yang wajahnya tampak sumringah. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan, yang dengan tangannya sendiri menyerahkan seragam sebagai tanda komitmen pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Roby menegaskan bahwa Program Seragam Gratis bukan sekadar bantuan, melainkan strategi daerah untuk memastikan tidak ada anak Bintan yang tertinggal hanya karena urusan perlengkapan sekolah.
“Program Seragam Gratis merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung dunia pendidikan, meringankan beban finansial orang tua siswa, menciptakan kesetaraan sosial di sekolah, serta memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak,” tegas Roby.
Tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Bintan menyiapkan seragam gratis untuk 6.434 siswa baru. Rinciannya, 314 siswa TK Negeri, 2.901 siswa SD/MI, dan 3.219 siswa SMP/MTs. Program ini menjangkau 8 TK Negeri, 104 SD/MI, dan 47 SMP/MTs di seluruh wilayah Kabupaten Bintan.
Bagi pemerintah daerah, seragam bukan hanya soal pakaian. Ia adalah identitas, simbol kesetaraan, sekaligus alat pembentuk disiplin dan karakter sejak dini. Ketika semua siswa mengenakan seragam yang sama, tidak ada ruang bagi perbedaan ekonomi untuk mencolok di ruang kelas.
Acara semakin semarak dengan digelarnya Final Men’s Volley Ball Class Meeting SMP Negeri 1 Bintan. Sorak sorai siswa membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang tumbuhnya sportivitas, kebersamaan, dan bakat non-akademik.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua terus terawat. Karena pendidikan yang baik bukan hanya soal kurikulum, tetapi juga tentang memastikan setiap anak merasa setara, percaya diri, dan siap menatap masa depan.
Di Bintan, mimpi anak-anak itu sederhana: bersekolah dengan layak. Dan pagi itu, mimpi tersebut dirapikan, dengan sehelai seragam.
Editor: Budi Adriansyah

















