BINTAN, Radar Perbatasan.com – Langit sore di Tanjung Uban, pada Jumat, 27 Februari 2026, terasa lebih teduh dari biasanya. Di persimpangan jalan yang biasanya sibuk dengan deru mesin kendaraan, pemandangan berbeda tampak di Simpang Makam Pahlawan Dwikora. Bukan operasi penilangan atau barikade petugas yang tampak, melainkan sebuah aksi penuh kehangatan.
Personel Polsek Bintan Utara, dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Nurman, tampak turun ke jalan. Namun kali ini, tangan-tangan mereka tidak memegang surat tilang, melainkan paket-paket takjil yang siap dibagikan kepada warga.
Aksi ini semakin istimewa dengan kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Bintan, Ny. Amanda Vaneza Argya, beserta jajaran pengurus. Kehadiran ibu-ibu Bhayangkari ini membawa warna tersendiri, mengubah suasana jalan raya menjadi lebih akrab dan kekeluargaan.
Wujud Empati di Balik Seragam
Sebanyak 200 paket takjil berpindah tangan sore itu. Sapaan ramah dan senyum tulus menyambut setiap pengendara motor hingga sopir mobil yang melintas.
“Kegiatan ini adalah wujud empati dan kasih sayang kami kepada masyarakat, khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Kompol Nurman di sela-sela pembagian.
Menurutnya, Polri ingin menanggalkan kesan kaku. Di bulan suci ini, mereka ingin hadir sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bintan.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sahabat bagi warga,” tambahnya.
Bukan Sekadar Berbagi Makanan
Langkah strategis ini ternyata tidak hanya soal berbagi panganan berbuka. Dengan membagikan takjil di titik tertentu, kepolisian secara tidak langsung membantu mengurai kerumunan di pusat-pusat penjual takjil yang kerap memicu kemacetan menjelang maghrib.
Sembari memberikan paket, para personel dengan lembut menyisipkan pesan keselamatan berkendara. Edukasi “hati-hati di jalan” disampaikan secara persuasif, mengingatkan warga bahwa ada keluarga yang menanti dengan rindu di rumah.
“Kami mengimbau warga untuk tidak terburu-buru. Utamakan keselamatan dan tetap sabar mengantre di jalan raya agar semua bisa sampai di rumah dengan selamat,” pesan Kompol Nurman.
Membangun Kedamaian Sosial
Inisiatif ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat bisa dijalin melalui hal-hal sederhana namun bermakna. Harapannya, tali silaturahmi yang erat akan menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga damai secara sosial.
Sore itu, Tanjung Uban tidak hanya dipenuhi oleh hiruk-pikuk orang pulang kerja, tapi juga oleh semangat berbagi yang menenangkan jiwa di bulan yang suci.
Editor: Budi Adriansyah

















