banner 728x250

Roby Kurniawan: Santri Harus Jadi Pelaku Sejarah Baru, Bukan Sekadar Penonton Zaman

Dalam peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Bintan, Roby serukan semangat kebangkitan santri sebagai garda terdepan kemajuan bangsa

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Bupati Bintan Roby Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 tingkat Kabupaten Bintan yang digelar di halaman Rektorat Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdur Rahman Kepri, pada Rabu, 22 Oktober 2025 pagi.

Dalam amanatnya, Roby menyampaikan pesan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang menekankan pentingnya peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus motor penggerak kemajuan bangsa.

banner 325x300

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” ujar Roby saat membacakan amanat Menag RI.

Pada kesempatan itu, Roby juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri akibat musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Dia menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan pemulihan serta perlindungan bagi pesantren dan para santri.

Satu Dekade Hari Santri Nasional

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini memiliki makna khusus karena menandai satu dekade peringatan HSN sejak pertama kali ditetapkan pada tahun 2015. Dalam kurun waktu itu, pesantren terbukti semakin berperan penting dalam pembangunan nasional, melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

Pemerintah juga terus memberikan perhatian besar kepada dunia pesantren melalui berbagai kebijakan strategis, di antaranya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren serta Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Pesantren.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi santri turut menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia. Santri kini tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus melek teknologi, sains, dan bahasa dunia,” lanjut Roby.

Bantuan untuk Pesantren dan Santri Berprestasi

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Roby menyerahkan sejumlah bantuan bagi pondok pesantren dan santri berprestasi di Kabupaten Bintan.

Bantuan tersebut mencakup penghargaan santri berprestasi dari BAZNAS kepada santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Bintan dan Pondok Pesantren Khadimul Ummah Kepri.

Selain itu, BPDAS menyerahkan 500 bibit pohon produktif, antara lain mangga, aren, sirsak, jambu air, dan jeruk nipis, kepada beberapa pesantren, termasuk Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan, Khadimul Ummah Kepri, dan Mambaus Sholihin Bintan.

Tak hanya itu, Kementerian Agama Kabupaten Bintan juga menyerahkan sertifikat tanah wakaf kepada TPQ Al-Amin serta beberapa masjid di wilayah Kabupaten Bintan.

Pesan Penutup Roby Kurniawan

Roby berharap dukungan tersebut dapat memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.

“Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Daerah terhadap kemajuan pesantren dan kesejahteraan santri,” tutupnya.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!