Oleh: Hendri Rahman (Batam Research Center)
CERITA kedai kopi pagi ini di Kopi Atok, viral-nya Aziz Martindaz tentang kritiknya terhadap pembangunan di Lingga dan rendahnya kualitas Anggota Dewan terpilih DPRD Provinsi Kepri. Seyogyanya apa yang disuarakan oleh Aziz harus diikuti juga oleh anggota yang lain, baik dalam bentuk kritik ataupun aksi.
Sebenarnya saya berharap banyak pada sahabat saya Erwan Bachrani terpilih menjadi wakil Lingga pada pileg 2024, tapi nasib berkata lain, dia tidak terpilih, padahal kemampuan manajerial dan lobi politiknya bagus.
Ada juga sahabat saya Okta Robin New, saat saya jadi sekretaris Gerindra Kepri, dia jadi Ketua DPC Gerindra Lingga, dia punya visi kuat tentang Lingga, tetapi politik dihargai dengan uang, dia juga tidak terpilih.
Tidak hanya kinerja yang dinilai buruk, kualitas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi periode 2024-2029 juga dinilai lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. DPRD Provinsi periode sekarang dinilai lebih hedonis dengan gaya hidup mewah dan jauh dari rakyat.
Kalaupun ada yang berprestasi, itu tidak seberapa. Para politisi kita hari ini tidak mempunyai sense tinggi dalam berempati, rata-rata mereka dilahirkan dalam proses rekrutan kemampuan finansial sehingga mereka terjebak dalam politik kepentingan dan meninggalkan norma kepantasan. Perlu kompas dalam berpolitik. Salah satunya adalah “politik akal sehat”. Kadang harus lawan arus, tapi batin tenang.
Politik menjadi komoditas, tidak lagi panggilan hidup. Menjadi anggota DPRD lebih menjadi pekerjaan untuk memperoleh manfaat ekonomi sebesar-besarnya, bukan untuk memperjuangkan nilai tertentu.
Kualitas DPRD Provinsi saat ini medioker sehingga mereka seperti tuli dan buta terhadap kritik rakyat. Lihat saja argumen-argumen mereka yang kurang pantas. Mereka hanya siap dengan pernyataan-pernyataan pendek tanpa memberi solusi
Kebutuhan politik terkadang berubah menjadi kesalahan politik, jangan sampai terjadi gejolak yang akan merusak kestabilan. Kepada Saudaraku Aziz, teruslah berbuat. Apa yang dilakukan hari ini adalah cerminan politik masa depan. Untuk kritikan ini anda layak dapat bintang…*
