banner 728x250

PWI Tanjungpinang dan Kodim 0315 Perkuat Sinergi Lawan Hoaks, Jaga Harmoni TNI dan Masyarakat

Dandim 0315 Tanjungpinang menegaskan media memiliki peran strategis menjaga stabilitas sosial di tengah maraknya informasi palsu di ruang digital

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang menggelar audiensi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Tanjungpinang sebagai upaya memperkuat kolaborasi strategis dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi hoaks yang berpotensi mengganggu keharmonisan hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, pada Rabu, 24 Desember 2025. Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara media dan TNI menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial, khususnya di era digital yang sarat dengan informasi palsu dan manipulatif.

banner 325x300

Abdul Hamid menegaskan bahwa sistem pertahanan Indonesia hingga saat ini masih bertumpu pada konsep pertahanan rakyat semesta. Oleh karena itu, keharmonisan hubungan antara TNI dan masyarakat menjadi fondasi utama kekuatan negara.

“Di luar alat utama sistem persenjataan, kekuatan kita adalah rakyat. Karena itu, hubungan TNI dan masyarakat harus tetap harmonis. Di sinilah peran media menjadi sangat strategis,” ujar Abdul Hamid.

Dia juga mengungkapkan bahwa Kodim 0315/Tanjungpinang saat ini menghadapi keterbatasan personel. Dari kebutuhan ideal, jumlah prajurit yang tersedia baru terpenuhi sekitar 50 persen, sementara wilayah pengawasan mencakup satu kota dan dua kabupaten.

“Kondisi ini menuntut adanya sinergi lintas sektor, termasuk dengan insan pers, untuk bersama-sama menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif,” katanya.

Lebih lanjut, Abdul Hamid mengingatkan bahaya serius dari penyebaran informasi keliru, terutama yang menyentuh isu sensitif seperti suku, agama, dan budaya. Menurut dia, kesalahan dalam pengelolaan informasi dapat memicu konflik horizontal dengan dampak yang sangat luas.

“Teman-teman media harus sangat berhati-hati dalam mengangkat berita. Jangan sampai informasi yang disampaikan justru memicu perpecahan atau bahkan menimbulkan korban jiwa. Harga yang harus dibayar terlalu mahal, darah, konflik berkepanjangan, dan luka sosial yang sulit dipulihkan,” tegasnya.

Dia menilai Indonesia dengan keberagaman suku, agama, dan budaya memiliki kerawanan tinggi terhadap konflik apabila informasi tidak disampaikan secara bertanggung jawab. Media, kata dia, dapat menjadi alat pemersatu bangsa, namun juga berpotensi menjadi pemicu kehancuran jika disalahgunakan.

“Siapa pun yang menguasai media, dia bisa memengaruhi arah opini publik. Karena itu, profesi wartawan adalah profesi yang mulia sekaligus strategis,” ucap Abdul Hamid, sembari menyinggung banyak tokoh nasional yang mengawali kiprahnya dari dunia jurnalistik.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tanjungpinang, Suhardi, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kodim 0315 dalam membangun komunikasi dengan insan pers. Ia menilai akses terhadap informasi selama ini berjalan dengan baik, termasuk di tingkat Babinsa.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan komunikasi dari Kodim 0315. Akses terhadap informasi yang valid sangat terbuka, dan ini menjadi modal penting bagi wartawan untuk menyajikan berita yang berimbang dan bertanggung jawab,” ujar Suhardi.

Dia menegaskan bahwa wartawan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus menjadi indikator dinamika dan perkembangan suatu wilayah. Oleh karena itu, PWI Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mengedepankan kolaborasi lintas sektor.

Dalam kesempatan tersebut, PWI Tanjungpinang juga memaparkan rencana pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang. Sejumlah kegiatan sosial telah disiapkan, mulai dari senam atau jalan sehat, bakti sosial, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Visi dan misi kami adalah kolaborasi. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak untuk terlibat dan berkontribusi dalam HPN 2026 di Tanjungpinang. Kami berharap Kodim 0315 juga dapat ikut mendukung dan berkolaborasi,” kata Suhardi.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara TNI dan insan pers untuk menghadapi tantangan hoaks, sekaligus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa melalui penyajian informasi yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Shd

banner 325x300
error: Content is protected !!