banner 728x250

Polres Pohuwato Gelar Rapat FKUB Hindu–Islam Jelang Nyepi dan Idul Fitri

banner 120x600
banner 468x60

MAPOLRES POHUWATO POLDA GORONTALO

Dalam rangka menjaga kerukunan dan stabilitas kamtibmas menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Pohuwato menggelar rapat Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Hindu–Islam bertempat di Rumah Makan Regita, Desa Pohuwato Timur. Senin, (16/3/2026).

banner 325x300

Rapat dipimpin Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K., M.H. dan diikuti oleh Kasat Intelkam, Kapolsek Taluditi, Kapolsek Randangan, Kepala Kesbangpol Pohuwato, Camat Randangan, serta  Ketua FKUB Pohuwato Usman Polumuduyo.
Turut hadir perwakilan MUI Kabupaten Pohuwato Wisno Pakaya dan perwakilan PHDI I Nyoman Sarda, para Kepala Desa se-Kecamatan Randangan dan Taluditi serta personel Polres dan Polsek jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolres Pohuwato mengatakan rapat FKUB ini dilaksanakan karena perayaan Nyepi dan Idul Fitri tahun ini berlangsung pada waktu yang bersamaan. Karena itu diperlukan komunikasi dan koordinasi agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. “Melalui forum ini kita memperkuat silaturahmi dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Polres Pohuwato berkomitmen menjamin perayaan Nyepi maupun Idul Fitri berjalan aman dan lancar,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga. Menurutnya, nilai Bhineka Tunggal Ika harus menjadi dasar dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Pohuwato. Ketua FKUB Pohuwato Usman Polumuduyo mengapresiasi inisiatif Kapolres Pohuwato yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut. “Forum ini penting untuk memperkuat kerukunan serta menjaga stabilitas keamanan daerah”, ucapnya.

Sementara itu, perwakilan MUI Pohuwato Wisno Pakaya mengajak umat Islam menjaga toleransi dalam merayakan Idul Fitri. Ia menekankan pentingnya menghormati umat beragama lain agar tercipta suasana yang harmonis.

Perwakilan PHDI Pohuwato I Nyoman Sarda menegaskan umat Hindu tidak mempermasalahkan pelaksanaan ibadah maupun tradisi umat Islam. “Umat Hindu telah hidup berdampingan di wilayah Pohuwato sejak sekitar tahun 1981 dengan penuh kerukunan”, ungkapnya.

( Idrak : 0853-2261-5496 )

 

banner 325x300
error: Content is protected !!