banner 728x250

Pemkab Bintan Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sinergi Korporasi

Bupati Roby Kurniawan pastikan transparansi data dan bentuk tim terpadu khusus untuk mendongkrak ekonomi daerah di atas 8 persen

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tancap gas memperkuat fondasi ekonomi daerah. Langkah strategis ini dimatangkan melalui Rapat Koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan perusahaan di Ruang Rapat Bawah Kantor Bapperida Bintan, pada Kamis 8 Oktober 2026.

Dipimpin langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, forum tersebut menyoroti peran vital sektor swasta dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Bupati Roby memberikan apresiasi tinggi kepada badan usaha, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, yang selama ini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

banner 325x300

“Tentu mencermati dari apa yang sudah kita diskusikan, memang KEK Galang Batang ini sangat memberikan kontribusi yang luar biasa di dalam menentukan angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan,” ujar Roby.

Dia juga mengapresiasi kolaborasi apik yang terjalin antara Badan Pengusahaan (BP) Bintan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan korporasi. Menurutnya, pola sinergi yang diterapkan di Bintan bahkan sempat menjadi percontohan nasional pada tahun lalu.

Selaras dengan Target Nasional

Rapat krusial ini sekaligus menjadi wadah penyelarasan visi untuk mendukung target Presiden RI agar pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah mampu menembus angka di atas 8 persen. Untuk mencapai target ambisius tersebut, akurasi dan transparansi data menjadi fondasi utama.

Bupati Roby secara khusus meminta para perwakilan perusahaan agar tidak ragu menyampaikan data yang riil dan transparan melalui BPS. Dia menegaskan bahwa kerahasiaan data perusahaan dilindungi penuh oleh undang-undang, sehingga tidak perlu dicemaskan kaitannya dengan urusan perpajakan.

“Harapan kami tentu dalam mendukung target-target Bapak Presiden di atas 8 persen, apa yang sudah kita kolaborasikan selama ini bisa terus terjalin dengan baik. Kepada perwakilan perusahaan, kami harapkan dapat memberikan data-data yang sangat riil,” tegasnya.

Solusi Kendala Sektoral dan Pembentukan Tim Terpadu

Di balik optimisme tersebut, forum juga secara terbuka membedah sejumlah tantangan riil yang dihadapi dunia usaha di lapangan. Beberapa isu sektoral yang menjadi sorotan meliputi:
• Faktor Global: Fluktuasi perdagangan internasional yang berdampak pada pasokan alat-alat pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
• Faktor Alam: Penurunan permukaan air akibat musim kemarau panjang di sejumlah wilayah Bintan.
• Regulasi: Hambatan khusus terkait progres bauksit pada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Menanggapi berbagai hambatan tersebut, Bupati Roby langsung mengambil langkah taktis dengan mengusulkan pembentukan Tim Terpadu. Tim khusus ini disiapkan untuk menangani berbagai isu ekonomi secara terintegrasi, sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Bintan dalam menjembatani dan memfasilitasi kendala dunia usaha langsung hingga ke tingkat Pemerintah Pusat.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!