banner 728x250

Pastikan Mudik 2026 Aman, Tim Wasops Polda Kepri ‘Gerebek’ Kesiapan Posko di Tanjungpinang

Dari Pelabuhan SBP hingga Bandara RHF, KBP Cakhyo Dipo Alam Cek Detail Administrasi hingga Kelengkapan Personel Demi Pelayanan Prima

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Polda Kepulauan Riau (Kepri) tidak ingin main-main dalam memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Polda Kepri turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh lini pertahanan di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Polresta Tanjungpinang berada dalam kondisi siap tempur, pada Rabu 18 Maret 2026 pagi.

Ketua Tim Wasops Polda Kepri, KBP Cakhyo Dipo Alam, memimpin langsung pengecekan maraton ini. Bukan sekadar seremoni, Cakhyo menelisik satu per satu detail teknis, mulai dari kelengkapan administrasi yang tertib, akurasi panel data, hingga kesiapan fisik dan mental personel yang bertugas di lapangan.

banner 325x300

“Kami melakukan pengecekan langsung hari ini. Titik fokus kita adalah Pos Pelayanan di Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Selain itu, dua titik krusial lainnya yakni Pos Pengamanan Ramayana dan Pos Bt.10 juga menjadi sasaran supervisi untuk memastikan semuanya benar-benar siap,” ujar KBP Cakhyo Dipo Alam di sela-sela kegiatannya.

Standar Tinggi untuk Keberhasilan Operasi

Operasi Ketupat 2026 bukan sekadar rutinitas tahunan. Bagi Polda Kepri, ini adalah pertaruhan pelayanan publik. Cakhyo menegaskan bahwa supervisi ini bertujuan untuk mencari celah yang perlu dibenahi sebelum arus mudik benar-benar mencapai puncaknya.

“Dengan adanya supervisi ini, kami harap seluruh jajaran segera melakukan pembenahan jika ditemukan kekurangan. Kita ingin Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kepulauan Riau ini sukses dan masyarakat merasa benar-benar terlindungi,” tegasnya.

Mengunci Standar Operasional

Senada dengan hal tersebut, Kabag Ops Polresta Tanjungpinang, AKP Iwan Nopriawan, menjelaskan bahwa kehadiran Tim Wasops menjadi pelecut semangat bagi personel di wilayah hukum Tanjungpinang. Menurutnya, supervisi ini adalah bentuk kontrol agar standar pelayanan tidak meleset dari prosedur yang ada.

“Tujuannya jelas, kami ingin memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai SOP. Dengan pengawasan ketat seperti ini, pelaksanaan Ops Ketupat 2026 bisa berlangsung optimal. Muaranya hanya satu: memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi warga yang ingin merayakan Idul Fitri,” kata AKP Iwan.

Dengan kesiapan yang matang di Pelabuhan SBP dan Bandara RHF, gerbang masuk dan keluar Tanjungpinang kini dipastikan dalam pengawasan ketat demi kelancaran tradisi mudik yang nyaman dan berkesan.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!