banner 728x250

Pasca Gempa, SHG Megu Wi’it Nelle Wutung Bangun Kembali Harapan ODDP

banner 120x600
banner 468x60

Maumere, Sikka — Radar Perbatasan.Com

Gempa tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik. Bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) dan keluarganya, bencana juga dapat memicu trauma, kecemasan, rasa takut hingga menarik diri dari lingkungan sosial.

banner 325x300


Kondisi itulah yang mendorong Kelompok Self Help Group (SHG) Megu Wi’it Desa Nelle Wutung kembali menghidupkan ruang pertemuan bagi ODDP dan keluarga pascagempa.

Pertemuan SHG Refreshing Pasca Gempa digelar di Kantor Desa Nelle Wutung, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi anggota untuk kembali bertemu, berbagi cerita, saling menguatkan, belajar mengelola stres serta membangun kembali harapan untuk bangkit dan produktif.

Sebelumnya, aktivitas SHG sempat terhenti setelah bencana karena trauma, kesibukan dalam proses pemulihan dan rasa takut untuk kembali berkumpul.

CO Yayasan PAPHA Indonesia, Marselina D. Hering, menjelaskan kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan ODDP maupun pendamping melalui aktivitas yang aman dan menyenangkan.

“Pertemuan ini untuk menguatkan kembali ikatan sosial antaranggota SHG agar merasa tidak sendirian dalam menghadapi dampak gempa,” terang Marselina yang biasa disapa Irna.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan motivasi dan harapan ODDP serta keluarga untuk bangkit dan kembali produktif.

Selain itu, peserta mendapatkan edukasi ringan mengenai manajemen stres serta pentingnya tetap mematuhi pengobatan selama masa pemulihan.

Irna mengatakan, hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut bukan hanya berkurangnya stres dan kecemasan, tetapi juga pulihnya ikatan sosial antaranggota SHG.

“Selain itu meningkatnya motivasi dan harapan untuk bangkit dan produktif, serta meningkatnya pengetahuan tentang manajemen stres dan kepatuhan minum obat,” katanya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada ODDP dan Kader Keswa. Bantuan tersebut berupa beras 5 kilogram dan telur setengah papan.

Penyerahan bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga ODDP pascagempa sekaligus menjadi bentuk kepedulian melalui Program BERSAHAJA.

Bagi kelompok SHG Megu Wi’it, pertemuan ini bukan sekadar agenda berkumpul. Di tengah proses pemulihan pascabencana, ruang untuk saling berbagi dan menguatkan menjadi bagian penting dalam membangun kembali rasa aman, jejaring dukungan dan harapan bagi ODDP serta keluarga.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!