banner 728x250

Pasca Gempa 7,7 Magnitudo, Perpustakaan Umum Frans Seda Sikka Kembali Buka Layanan

banner 120x600
banner 468x60

Maumere, Sikka. Radar Perbatasan. Com

Pasca gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, Perpustakaan Umum Frans Seda Kabupaten Sikka kembali membuka pelayanan kepada masyarakat.

banner 325x300

Pelayanan perpustakaan kembali berjalan selama jam kerja, mulai Senin hingga Kamis, pukul 07.30 WITA sampai 16.00 WITA. Masyarakat, pelajar, mahasiswa, maupun para pencinta literasi sudah dapat kembali memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia di Perpustakaan Umum Frans Seda.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menyampaikan hal tersebut kepada media di Maumere, Selasa 1/9/2026.

Menurut Very, dibukanya kembali layanan perpustakaan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sikka untuk secara bertahap memulihkan pelayanan publik setelah bencana gempa bumi yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Pasca gempa bumi tektonik 7,7 magnitudo, Perpustakaan Umum Frans Seda Kabupaten Sikka kembali melakukan pelayanan kepada masyarakat selama jam kerja, mulai Senin sampai Kamis, pukul 07.30 WITA sampai dengan 16.00 WITA,” ujar Very.

Ia mengatakan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca dan meminjam buku, tetapi juga merupakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi, belajar, serta melakukan berbagai aktivitas literasi.

Menurutnya, pemulihan pelayanan perpustakaan juga diharapkan dapat membantu mengembalikan aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, ke suasana yang lebih normal setelah mengalami situasi pascabencana.

“Perpustakaan harus tetap hadir sebagai ruang belajar dan ruang informasi bagi masyarakat. Karena itu, setelah kondisi memungkinkan, pelayanan kita kembali dibuka,” katanya.

Very juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas dan koleksi yang tersedia di Perpustakaan Umum Frans Seda dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan serta ketentuan yang berlaku.

Pembukaan kembali layanan Perpustakaan Umum Frans Seda menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Sikka dalam menghidupkan kembali berbagai pelayanan publik pascagempa, sekaligus menjaga keberlanjutan gerakan literasi di Kabupaten Sikka.

Dengan kembali dibukanya layanan ini, masyarakat diharapkan dapat kembali menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar, membaca, memperoleh informasi, dan membangun kembali semangat setelah bencana.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!