banner 728x250

Merah Putih Harga Mati, Golkar Belu Gelar Donor Darah, 13 Kantong Terkumpul

banner 120x600
banner 468x60

Atambua – Semangat mengisi kemerdekaan dengan aksi nyata ditunjukkan Partai Golkar Kabupaten Belu menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat “Merah Putih Harga Mati”, Partai Golkar Belu menggelar aksi sosial donor darah di Plaza Perizinan Atambua. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Golkar Belu dalam menyambut HUT ke-81 RI.

banner 325x300

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu yang juga anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Partai Golkar, Agustinus Nahak, mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sekaligus kesetiakawanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Agustinus, kemerdekaan Indonesia tidak cukup hanya diperingati melalui upacara seremonial. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.

“Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara saja, tetapi perlu diisi dengan aksi nyata berupa mendonorkan darah untuk orang yang membutuhkan,” ujar Agustinus.

Ia menegaskan, aksi donor darah tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak kader dan simpatisan Partai Golkar agar semakin peka terhadap kebutuhan sosial masyarakat, khususnya kebutuhan darah yang sewaktu-waktu sangat dibutuhkan untuk membantu pasien.

Sementara itu, salah satu anggota Fraksi Partai Golkar Belu, drg. Valens Parera, yang ditemui saat kegiatan berlangsung, mengatakan aksi donor darah kali ini lebih diarahkan untuk membangun kepedulian di kalangan kader dan simpatisan.

“Donor darah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kader dan simpatisan Golkar terhadap sesama. Darah yang kita donorkan dapat menjadi sangat berarti bagi masyarakat yang sedang membutuhkan,” katanya.

Targetkan Donor Darah Jadi Gerakan Rutin
Koordinator Lapangan kegiatan, Felix Bria, mengatakan pihaknya tidak ingin kegiatan donor darah berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT RI.

Ia mendorong agar donor darah menjadi sebuah gerakan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Felix, Partai Golkar Belu berencana membentuk Komunitas Donor Darah Golkar yang nantinya dapat menjadi wadah bagi kader, simpatisan maupun masyarakat yang memiliki kepedulian untuk secara rutin mendonorkan darah.

“Donor darah harus menjadi gerakan sosial. Karena itu, ke depan Partai Golkar akan membentuk Komunitas Donor Darah Golkar dan melakukan aksi donor darah secara rutin setiap tiga bulan, sesuai dengan persyaratan dan ketentuan waktu donor darah,” jelas Felix.

39 Mendaftar, 13 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan

Antusiasme peserta terlihat dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 39 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti donor darah.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, tidak seluruh peserta dapat melakukan donor. Sebanyak 26 orang dinyatakan belum memenuhi syarat, antara lain karena kondisi tekanan darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, serta faktor konsumsi obat dan alkohol yang tidak memungkinkan peserta untuk melakukan donor pada saat itu.

Dari seluruh peserta yang memenuhi persyaratan, berhasil dikumpulkan sebanyak 13 kantong darah.

Meski jumlahnya belum besar, capaian tersebut dinilai memiliki arti penting karena setiap kantong darah berpotensi membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

Ketua Panitia kegiatan, Bok Alex Uruilal, mengatakan donor darah merupakan salah satu rangkaian aksi sosial Partai Golkar Belu dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial Partai Golkar Belu yang terdiri dari sosialisasi KUR untuk UMKM, donor darah, lomba mewarnai, serta doa kebangsaan pada 17 Agustus,” ungkapnya.

Donor Darah ini juga  dihadiri anggota fraksi Golkar Belu yaitu bpk.Wempi Saka & ibu Regina Loe Mau.

Rangkaian kegiatan tersebut, kata Alex, menjadi bentuk kontribusi Partai Golkar Belu dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui aksi donor darah ini, Partai Golkar Belu ingin menegaskan bahwa semangat “Merah Putih Harga Mati” bukan hanya slogan, tetapi juga diwujudkan melalui pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat.

Bagi Golkar Belu, setetes darah yang diberikan secara sukarela merupakan bentuk sederhana dari semangat rela berkorban sekaligus cara nyata untuk mengisi kemerdekaan dengan membantu menyelamatkan sesama.

 

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!