banner 728x250

Mappangara HK Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru: Momentum Perkuat Polri Bersama Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Provinsi Jambi, Mappangara HK, menyampaikan ucapan selamat atas ditetapkannya Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Ucapan tersebut menjadi semakin istimewa karena Mappangara HK sebelumnya pernah bertemu langsung dengan Suyudi Ario Seto di Jakarta pada April 2026. Pertemuan itu kini menjadi bagian dari catatan perjalanan menjelang Suyudi dipercaya memimpin institusi Polri.

banner 325x300

Pada Kamis, 1 Oktober 2026, DPR RI secara resmi menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan tersebut diberikan setelah Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi.

Tak berhenti pada persetujuan DPR, Presiden Prabowo Subianto kemudian melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026.

Mappangara: Selamat Mengemban Amanah Besar

Mappangara HK menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas amanah baru yang diberikan kepada Suyudi Ario Seto.

Menurut Mappangara, jabatan Kapolri merupakan amanah besar karena berada di posisi strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, penegakan hukum serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah sebagai Kapolri. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, humanis dan selalu dekat dengan masyarakat,” demikian pesan Mappangara HK.

Mappangara juga berharap kepemimpinan baru Polri mampu semakin memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

Pertemuan April 2026 Kini Punya Catatan Tersendiri

Pertemuan Mappangara HK dengan Suyudi Ario Seto di Jakarta pada April 2026 menjadi momen yang kini memiliki arti tersendiri.

Dalam foto yang didokumentasikan pada pertemuan tersebut, keduanya terlihat berdiri bersama di sebuah gedung di Jakarta.

Pertemuan itu berlangsung beberapa bulan sebelum Suyudi kemudian dipercaya sebagai calon Kapolri oleh Presiden.

Secara resmi, Presiden Prabowo mengirim Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 kepada DPR yang mengusulkan Suyudi sebagai Kapolri.

Sehari kemudian, Komisi III DPR menyetujui Suyudi secara aklamasi dan keputusan tersebut dibawa ke rapat paripurna DPR.

Rekam Jejak Panjang di Kepolisian
Suyudi Ario Seto merupakan lulusan Akpol 1994 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.

Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelum ditetapkan sebagai Kapolri.

Dalam uji kelayakan di Komisi III DPR, Suyudi mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat”. Ia juga menyampaikan komitmen untuk membuka ruang koreksi seluas-luasnya dari masyarakat dalam perjalanan kepemimpinannya.

Bagi Mappangara HK, semangat membangun kepolisian yang dekat dengan masyarakat tersebut menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan kejahatan yang berkembang di tengah masyarakat.

Sebagai Ketua LCKI Provinsi Jambi, Mappangara selama ini juga aktif membawa isu pencegahan kejahatan, konsolidasi organisasi serta penguatan sinergi dengan berbagai pihak. Sejumlah pemberitaan sebelumnya mencatat posisi Mappangara HK sebagai Ketua LCKI Provinsi Jambi.

Harapan LCKI untuk Kepemimpinan Baru Polri
Mappangara HK berharap pergantian kepemimpinan di tubuh Polri menjadi momentum memperkuat profesionalisme aparat sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang transparan, adil dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia juga menilai sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, organisasi masyarakat dan elemen masyarakat sipil penting dalam mencegah kejahatan sejak dari tingkat paling bawah.

“Polri tidak mungkin bekerja sendiri. Pencegahan kejahatan membutuhkan keterlibatan masyarakat dan sinergi seluruh elemen bangsa. Karena itu, kami berharap kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto dapat semakin membuka ruang kolaborasi tersebut,” demikian pesan Mappangara HK.

Kini, setelah resmi dilantik sebagai Kapolri, Suyudi Ario Seto menghadapi tanggung jawab besar memimpin institusi kepolisian nasional.

Sementara bagi Mappangara HK, pertemuan di Jakarta pada April lalu menjadi sebuah dokumentasi yang menarik: sebuah perjumpaan ketika Suyudi belum berada di puncak kepemimpinan Polri, dan beberapa bulan kemudian resmi dipercaya memimpin Korps Bhayangkara

 

Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!