banner 728x250

Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIMOR Galang Dana untuk Korban Gempa Flores: “Flores Tidak Sendiri”

banner 120x600
banner 468x60

Kefamenanu –

Rasa duka dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana gempa bumi mendorong mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Timor (UNIMOR), untuk bergerak menggalang solidaritas dan dana kemanusiaan.

banner 325x300

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menjadi duka bersama bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Di tengah situasi tersebut, mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIMOR menyerukan agar kepedulian tidak berhenti pada rasa prihatin, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Melalui gerakan “Dari Mahasiswa untuk Flores”, mahasiswa mengajak civitas akademika, organisasi kemahasiswaan, pemuda, masyarakat, serta seluruh elemen yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para korban terdampak bencana.

Salah satu bentuk kepedulian yang didorong adalah penggalangan dana kemanusiaan. Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, terutama kebutuhan pokok dan keperluan mendesak lainnya selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

“Kami tidak ingin hanya melihat dan merasa prihatin. Kami ingin bergerak, walaupun dari hal kecil. Karena bagi saudara-saudara kita di Flores, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi tanda bahwa mereka tidak sedang menghadapi bencana ini sendirian.”

Bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan, solidaritas terhadap korban bencana juga menjadi bagian dari pembelajaran sosial. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori pemerintahan di ruang perkuliahan, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bencana menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah, masyarakat sipil, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan dan mahasiswa sangat dibutuhkan dalam membangun ketangguhan masyarakat, terutama ketika terjadi keadaan darurat.

Mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Tidak harus dalam jumlah besar, sebab kekuatan solidaritas lahir dari banyak tangan yang memilih untuk peduli.

“Satu rupiah mungkin terlihat kecil, tetapi ketika dikumpulkan dari banyak orang yang peduli, ia dapat berubah menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan.”

Penggalangan dana tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa UNIMOR terhadap sesama warga Nusa Tenggara Timur. Semangat kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah maupun latar belakang.

Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIMOR menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban, mendukung proses penanganan bencana, serta memberikan bantuan terbaik bagi masyarakat Flores yang terdampak.

Flores bukan hanya sebuah wilayah di Nusa Tenggara Timur. Flores adalah bagian dari keluarga kita.

Hari ini mereka membutuhkan uluran tangan kita. Besok, ketika kita berada dalam situasi yang sama, semangat kemanusiaan yang sama pula yang kita harapkan hadir untuk kita.

Dari Mahasiswa untuk Flores.

Dari Kepedulian Menjadi Aksi.

Flores Tidak Sendiri. Duka Flores, Duka Kita Bersama.

Editor: Jery Manek

banner 325x300
error: Content is protected !!