BINTAN, Radar Perbatasan.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Utara bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang melanda lantai dua bangunan minimarket Alfamart di Jalan Permaisuri, Kelurahan Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, pada Senin 17 Agustus 2026 malam.
Kebakaran tersebut pertama kali mencuat sekitar pukul 20.10 WIB setelah warga sekitar dikejutkan oleh kobaran api yang membubung dari lantai dua bangunan. Karyawan yang sedang berjaga pada sif malam sempat berupaya keras memadamkan api secara mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, amukan si jago merah terlanjur membesar dan kian tak terkendalikan.
Respons Cepat Polisi dan Kendaraan Taktis Brimob
Mendapati laporan darurat tersebut, personel piket SPKT Regu 1 dan piket fungsi Polsek Bintan Utara langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 20.22 WIB. Petugas langsung mengambil langkah taktis dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melokalisir area, serta membantu proses pemadaman awal.
Penanganan kian intensif setelah satu unit kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) milik Brimob Batalyon B tiba di lokasi pada pukul 21.10 WIB. Berkat koordinasi yang solid dan kerja keras petugas gabungan di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.30 WIB.
Titik Awal Api dan Kerugian Material
Pasca pemadaman, Polsek Bintan Utara langsung memasang garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga langsung melaksanakan olah TKP awal, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata, membuat sketsa TKP, serta mengamankan barang-barang yang dicurigai berkaitan langsung dengan sumber api.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, ditemukan sebuah stop kontak listrik di bagian ujung kaca lantai dua yang kuat diduga menjadi titik awal kemunculan api. Percikan atau panas dari titik tersebut kemudian menjalar cepat, menghanguskan sejumlah stok barang dagangan, serta merusak struktur bangunan lantai dua.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa menegangkan ini. Sementara itu, total kerugian material yang dialami pihak manajemen Alfamart masih dalam proses penghitungan dan inventarisasi mendalam.
Editor: Budi Adriansyah

















