banner 728x250

Konfirmasi Kasus Nopi Haerani Buntu di Dinkes Tangerang, Media Diminta Duduk Bersama Camat dan Kapus Cisoka”.

banner 120x600
banner 468x60

TANGERANG — Upaya awak media memperoleh penjelasan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terkait meninggalnya Nopi Haerani, pasien yang dilaporkan meninggal dunia di Puskesmas Cisoka, belum mendapatkan tanggapan substantif dari pihak dinas.

Awak media mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang pada Senin (21/9/2026) untuk meminta konfirmasi dan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut.

banner 325x300

Setibanya di kantor Dinas Kesehatan, awak media mendapat informasi bahwa Kepala Dinas Kesehatan sedang tidak berada di tempat karena menjalankan tugas dinas luar.

Awak media kemudian dipertemukan dengan dr. Indri, salah satu pegawai Dinas Kesehatan, yang didampingi seorang rekannya.

Namun, ketika dimintai tanggapan mengenai kasus tersebut, dr. Indri meminta awak media terlebih dahulu melakukan klarifikasi kepada pihak Puskesmas Cisoka.

“Tidak. Sebelumnya sudah melakukan klarifikasi apa belum ke pihak Puskesmas? Silakan klarifikasi dulu karena sudah ditunggu oleh Pak Camat,” ujar dr. Indri kepada awak media, Senin (21/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan ketika awak media meminta penjelasan dari Dinas Kesehatan sebagai instansi yang membawahi Puskesmas Cisoka.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Puskesmas Cisoka sebenarnya telah dilakukan sejak Kamis (17/9/2026), pada hari terjadinya peristiwa tersebut.

Sekitar pukul 15.28 WIB, awak media menghubungi Kepala Puskesmas Cisoka melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait kejadian yang menimpa Nopi Haerani.Namun, saat itu belum diperoleh jawaban.

Awak media kemudian mencoba menghubungi Camat Cisoka. Langkah tersebut dilakukan setelah pihak keluarga pasien, Ardi, menyebut nama Camat Cisoka dalam upaya meminta bantuan untuk menghubungkan pihak keluarga dengan RSUD Balaraja.

Dalam komunikasi tersebut, Camat Cisoka menyampaikan:
“Waalaikumsalam, mangga kang Agi, wawancara langsung aja ya, saya lagi periksa kolesterol dulu. Paling besok pagi, sekalian saya cari info juga,” ungkap Camat Cisoka.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 19.10 WIB, awak media mendatangi Puskesmas Cisoka untuk menggali informasi lebih lanjut.

Di lokasi, awak media bertemu dengan salah seorang petugas keamanan. Awak media kemudian diminta memberikan nomor telepon untuk diteruskan kepada dokter yang menangani pasien.

Namun, setelah menunggu, tidak ada dokter yang menghubungi awak media pada malam tersebut.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan keesokan harinya. Pada pukul 08.13 WIB, drg. Reta Rianti membalas pesan WhatsApp dari awak media.

“Wa’alaikumsalam, silahkan Pak, saya ada di PKM hari ini sampai jam 14.00,” jawab drg. Reta Rianti.

Karena awak media sedang menjalankan kegiatan lain, pertemuan untuk melakukan konfirmasi secara langsung belum dapat dilaksanakan pada waktu tersebut.

Awak media selanjutnya berupaya menjadwalkan kembali pertemuan dengan Kepala Puskesmas Cisoka dan Camat Cisoka guna memperoleh penjelasan mengenai kronologi dan pelayanan terhadap Nopi Haerani sebelum pasien dinyatakan meninggal dunia.

Hingga berita ini ditulis, awak media masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Cisoka, dan Camat Cisoka.

Konfirmasi dari pihak terkait penting untuk memberikan ruang penjelasan secara utuh, sekaligus memastikan informasi mengenai kasus meninggalnya Nopi Haerani tidak hanya bersumber dari satu pihak.

Tim

 

 

banner 325x300
error: Content is protected !!