Lebak –
Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, yang akrab disapa King Naga, memberikan respons terbuka terkait langkah Ketua DPRD Lebak yang baru-baru ini menyampaikan klarifikasi di hadapan publik.
Meski menyatakan apresiasinya terhadap sikap responsif kelembagaan legislatif, King Naga menegaskan bahwa segala bentuk pembelaan atau pembenaran di ruang publik sama sekali tidak akan memutus rangkaian cerita maupun substansi persoalan yang sedang bergulir.
Apresiasi Langkah Responsif, Namun Proses Tetap Dikawal
King Naga menjelaskan bahwa hak jawab atau klarifikasi merupakan hal wajar dalam dinamika komunikasi politik dan publik. Namun, dirinya mengingatkan agar klarifikasi tersebut tidak sekadar dijadikan tameng defensif untuk menggiring opini masyarakat.
Sikap Kelembagaan: Mengapresiasi kemauan Ketua DPRD Lebak untuk berbicara dan menjelaskan duduk perkara secara terbuka kepada masyarakat luas.
Catatan Kritis: Menegaskan bahwa narasi pembenaran tidak otomatis menghapus fakta-fakta lapangan atau rangkaian kronologi peristiwa yang sudah terjadi sebelumnya.
Komitmen GMBI: Memastikan bahwa LSM GMBI Distrik Lebak akan terus mengawal persoalan ini secara objektif berdasarkan data dan dokumen pendukung yang valid.
“Pembenaran Publik Bukan Akhir Cerita”
Lebih lanjut, King Naga menggarisbawahi pentingnya transparansi substantif daripada sekadar retorika penyelamatan citra. Menurutnya, sebuah masalah tidak bisa dianggap selesai hanya karena ada pernyataan sepihak yang membantah atau meluruskan situasi.
“Kami menghargai klarifikasi yang disampaikan. Namun, publik juga sudah cerdas membaca arah dinamika yang ada. Pembenaran di ruang publik tidak akan pernah bisa memutus atau menghapus rangkaian cerita dan realitas yang sebenarnya terjadi di bawah,” ujar King Naga dalam keterangannya kepada media, Senin (20/7/2026).
Pihaknya berharap agar unsur pimpinan maupun anggota DPRD Kabupaten Lebak lebih mengedepankan tindakan nyata dalam menyelesaikan aspirasi dan aduan masyarakat, ketimbang fokus pada pembentukan opini defensif yang berpotensi memicu kegaduhan baru di ruang publik.
Sumber : Ketua LSM GMBI Distrik Lebak (King Naga)
HKz

















