Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Suasana Rabu pagi, 10 Desember 2025 di Posyandu Punai, Kelurahan Tanjung Unggat, terasa seperti rumah yang tiba-tiba lebih hangat dari biasanya. Bukan karena matahari yang mulai naik, tapi karena kedatangan Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, yang datang dengan senyum, sapa, dan membawa dukungan gizi untuk warga.
Tak ada jarak antara Weni dan para ibu yang menunggu giliran layanan kesehatan balita mereka. Dia duduk, berbincang, dan mendengarkan cerita, tentang anak yang mulai bisa berjalan, tentang berat badan yang naik turun, hingga tantangan harian merawat si kecil. Bagi Weni, posyandu bukan sekadar meja timbang dan catatan kesehatan. Ada kehidupan di sana. Ada harapan masa depan di tangan para ibu dan kader.
“Kita ingin memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang layak, mulai dari gizi hingga pemantauan kesehatan,” ucap Weni, sambil sesekali menoleh ke arah anak-anak yang berlarian kecil di sudut ruangan.
Bentuk perhatian itu tak berhenti pada kunjungan. Di akhir kegiatan, Weni membagikan paket makanan bergizi, susu, telur, dan kacang hijau, yang langsung disambut hangat oleh warga. Paket sederhana, tapi berarti besar bagi para ibu yang saban hari menjaga tumbuh kembang anaknya.
Ketua Posyandu Punai, Mariani, mengaku kunjungan ini seperti suntikan semangat baru.
“Kader itu kerja dari hati. Tapi kalau ada yang datang mendukung langsung, rasanya energi kami ikut terisi lagi,” tuturnya.
Weni menutup kunjungan dengan komitmen yang tak dibuat-buat: dia akan terus hadir dari satu posyandu ke posyandu lain di seluruh Tanjungpinang. Bukan untuk seremoni, melainkan memastikan layanan dasar untuk ibu dan balita berjalan optimal, sebab masa depan kota, pada akhirnya, bergantung pada mereka yang masih belajar berjalan hari ini.
Editor: Budi Adriansyah

















