Radar Perbatasan, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meraih penghargaan sebagai terbaik kedua nasional dalam ajang BKN Award 2025 untuk kategori pengelolaan kepegawaian tingkat pemerintah provinsi.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025 yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, pada Rabu, 19 November 2025.
Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, bersama sejumlah penerima penghargaan dari kategori lainnya.
Kepri menempati posisi kedua setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai terbaik pertama, disusul Pemerintah Provinsi Gorontalo di peringkat ketiga.
Tahun ini, BKN memberikan penghargaan untuk lima kategori, meliputi kementerian, lembaga/LPNK/LMS/lembaga negara, pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan pemerintah kabupaten.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh, serta dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga negara, dan kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Daftar Penerima BKN Award 2025
Kategori Kementerian:
1. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas
2. Kementerian Sosial
3. Kementerian Komunikasi dan Digital
Kategori Lembaga, LPNK, LMS, Lembaga Negara:
1. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
2. Lembaga Administrasi Negara (LAN)
3. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Kategori Pemerintah Provinsi:
1. Provinsi Jawa Tengah
2. Provinsi Kepulauan Riau
3. Provinsi Gorontalo
Kategori Pemerintah Kota:
1. Kota Tangerang
2. Kota Bogor
3. Kota Yogyakarta
Kategori Pemerintah Kabupaten:
1. Kabupaten Sleman
2. Kabupaten Ngawi
3. Kabupaten Gresik
Makna BKN Award
BKN Award merupakan ajang tahunan untuk menilai dan memberikan apresiasi atas kinerja instansi pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penilaian mencakup implementasi norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK), pemanfaatan sistem informasi kepegawaian, hingga inovasi dalam manajemen kinerja.
Penghargaan ini menjadi simbol komitmen instansi pemerintah dalam menerapkan sistem merit dan mendorong percepatan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Editor: Budi Adriansyah

















