TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tidak mau kecolongan. Sebuah langkah besar diambil lewat Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, pada Senin 9 Maret 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah ajang “adu strategi” antar instansi untuk memastikan rakyat Kepri bisa mudik dengan tenang, makan dengan kenyang, dan beribadah dengan nyaman.
Bukan Sekadar Tugas Polisi
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menegaskan bahwa mengawal arus mudik dan lebaran adalah bentuk kehadiran negara. Dia menekankan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri.
“Operasi Ketupat bukan hanya kerja Polri. Ini adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Irjen Asep di hadapan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan seluruh unsur Forkopimda.
Operasi Ketupat Seligi 2026: Strategi Hulu ke Hilir
Karo Ops Polda Kepri, Kombes Pol Taswin, membedah rencana aksi bertajuk Operasi Ketupat Seligi 2026. Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan tema yang menyentuh hati: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Strateginya dibagi menjadi dua zona waktu:
1. Tahap Hulu: Fokus pada stabilitas harga bahan pokok, patroli malam Ramadan, pencegahan kejahatan jalanan, dan pengamanan rumah ibadah.
2. Tahap Hilir: Fokus pada pengamanan lokasi Salat Id, penjagaan rumah kosong yang ditinggal pemudik, pengawasan pusat keramaian, hingga kelancaran arus balik.
Sorotan Khusus: Satgas Pangan & Keselamatan Laut
Ada dua poin krusial yang menjadi atensi utama dalam rapat tersebut:
• Perut Rakyat: Kapolda menginstruksikan Satgas Pangan untuk menyisir jalur distribusi. Jangan sampai ada penimbunan yang memicu kenaikan harga. Gubernur Ansar Ahmad pun mengingatkan warga agar tidak panic buying.
• Jalur Laut: Mengingat Kepri adalah wilayah kepulauan, Gubernur Ansar menekankan keselamatan transportasi laut. Kapasitas penumpang kapal akan diawasi ketat.
“Keselamatan adalah prioritas utama,” ujarnya.
Tak hanya itu, dukungan penuh datang dari jajaran TNI. Danrem 033/WP serta Dankodaeral IV Batam menyatakan kesiapan personelnya untuk mem-back up Polri di lapangan. Dari sisi intelijen, Kabinda Kepri Brigjen TNI Bonar Panjaitan turut mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan radikalisme.
Tanjungpinang Siap Tempur
Hadir dalam rapat tersebut, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, tampak serius menyerap seluruh arahan. Sebagai komandan di wilayah ibukota provinsi, kesiapan Polresta Tanjungpinang akan menjadi kunci lancarnya pergerakan pemudik yang transit melalui pelabuhan-pelabuhan utama di Tanjungpinang.
Rapat ini ditutup dengan satu komitmen kuat: Idul Fitri 1447 H di Kepulauan Riau harus berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Editor: Budi Adriansyah

















