banner 728x250

Kepala Bank NTT Betun Bantah Isu ATM Bermasalah: “Sampai Detik Ini Berfungsi Baik”

banner 120x600
banner 468x60

MALAKA, 5 September 2026 —

Kepala Cabang Bank NTT Betun, Yorry R.M. Blegur, membantah informasi yang beredar luas di media sosial terkait dugaan buruknya pelayanan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank NTT di Kabupaten Malaka.

banner 325x300

Yorry menegaskan, layanan ATM Bank NTT di wilayah Betun hingga Sabtu (5/9/2026) masih berfungsi dan beroperasi dengan baik.

Menurutnya, pihak Bank NTT Cabang Betun bahkan telah menyiapkan mekanisme pengawasan khusus untuk memastikan layanan ATM tetap berjalan, termasuk pada hari libur.

“Pelayanan ATM Bank NTT sampai dengan saat ini berfungsi dan beroperasional dengan baik. Ada pegawai yang bertugas khusus pada saat hari libur untuk memastikan kondisi mesin ATM berfungsi dengan baik,” ujar Yorry saat memberikan klarifikasi, Sabtu.

Ia menyebut, pengecekan dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan perbankan meskipun kantor bank tidak beroperasi seperti hari kerja biasa.

Yorry secara khusus memastikan kondisi tiga titik ATM yang menjadi perhatian masyarakat, yakni ATM Bank NTT di Betun, ATM di RSUPP Betun, serta ATM di KF Boas.

“Dan sampai detik ini mesin ATM yang ada di Betun, RSUPP Betun serta KF Boas masih berfungsi dengan baik,” tegasnya.

Bantah Narasi ATM Tidak Berfungsi

Klarifikasi tersebut disampaikan Yorry menyusul beredarnya pemberitaan dan informasi di media sosial yang menyebut sejumlah nasabah mengalami kesulitan melakukan transaksi melalui ATM Bank NTT.

Dalam informasi yang beredar, disebutkan sejumlah warga harus berpindah dari satu lokasi ATM ke lokasi lainnya karena mesin disebut tidak dapat digunakan. Bahkan, muncul pula tudingan bahwa sejumlah mesin ATM mengalami kekosongan uang tunai.

Informasi tersebut kemudian berkembang menjadi sorotan terhadap kualitas pelayanan serta manajemen operasional Bank NTT Cabang Betun.

Namun, berdasarkan penjelasan langsung dari pimpinan cabang, kondisi tersebut tidak menggambarkan keadaan layanan ATM Bank NTT Betun pada Sabtu (5/9/2026).

Yorry menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap mesin ATM, termasuk memastikan kesiapan petugas ketika terjadi kendala di luar jam pelayanan kantor.

Bank NTT Pastikan Pengawasan Tetap Berjalan

Menurut Yorry, keberadaan petugas yang tetap melakukan pemantauan pada hari libur merupakan bagian dari upaya Bank NTT Cabang Betun menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini dinilai penting karena ATM menjadi salah satu fasilitas perbankan yang dibutuhkan masyarakat di luar jam operasional kantor, termasuk untuk kebutuhan transaksi mendesak.

Karena itu, pihaknya memastikan kondisi mesin ATM menjadi bagian dari pengawasan operasional cabang.

“Petugas tetap ada yang bertugas khusus pada hari libur untuk memastikan kondisi mesin ATM berfungsi dengan baik,” katanya.

Klarifikasi di Tengah Sorotan Publik

Sebelumnya, informasi yang beredar di media sosial juga mengaitkan persoalan pelayanan ATM dengan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Malaka kepada Bank NTT sebesar Rp10 miliar.

Namun, dalam klarifikasi yang disampaikan, Yorry memfokuskan penjelasannya pada kondisi aktual layanan ATM Bank NTT di wilayah kerja Cabang Betun.

Ia memastikan masyarakat tidak perlu mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, tetapi juga perlu melihat kondisi layanan secara faktual.

Klarifikasi tersebut sekaligus menjadi respons resmi pimpinan Bank NTT Cabang Betun terhadap keluhan dan pemberitaan yang mempertanyakan keandalan layanan ATM di Kabupaten Malaka.

Dengan adanya penjelasan tersebut, Bank NTT Cabang Betun menyatakan bahwa hingga Sabtu (5/9/2026), tiga titik ATM yang disebutkan—Betun, RSUPP Betun dan KF Boas—masih dalam kondisi berfungsi.

Meski demikian, akses layanan ATM tetap menjadi salah satu fasilitas publik yang membutuhkan pengawasan berkelanjutan.

Setiap gangguan, baik yang disebabkan kendala teknis maupun faktor lainnya, perlu segera ditangani agar tidak mengganggu kebutuhan transaksi masyarakat.

Redaksi tetap membuka ruang bagi masyarakat maupun pihak terkait untuk memberikan informasi, data, atau klarifikasi tambahan guna memastikan pemberitaan mengenai pelayanan perbankan di Kabupaten Malaka tetap berimbang, akurat, dan berdasarkan fakta.

 

Editor : Boni Atolan

 

banner 325x300
error: Content is protected !!