Maumere, Sikka.RadarPerbatasan.Com
Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka Flores NTT terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan menyediakan pojok baca atau bahan bacaan bagi warga yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi di kantor kelurahan.
Lurah Wolomarang, Lusia Marice, mengatakan bahwa penyediaan bahan bacaan ini bertujuan untuk memanfaatkan waktu tunggu masyarakat secara lebih produktif sekaligus menumbuhkan budaya membaca di lingkungan masyarakat.
“Sering kali warga harus menunggu beberapa saat saat proses pelayanan administrasi berlangsung. Karena itu, kami menyiapkan berbagai bahan bacaan agar waktu menunggu dapat dimanfaatkan untuk membaca dan menambah wawasan,” ujar Lusia Marice kepada media di Maumere, Jumat 19/06/2026.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya literasi di tengah masyarakat. Kantor kelurahan tidak hanya menjadi tempat pelayanan administrasi, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi yang mendukung peningkatan pengetahuan warga.
Berbagai bahan bacaan yang tersedia meliputi buku-buku pengetahuan umum, kesehatan, pertanian, pendidikan keluarga, majalah, koran, serta informasi pembangunan dan pelayanan publik yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.
Lusia berharap kehadiran pojok baca ini dapat mendorong minat baca masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki waktu luang saat menunggu antrean pelayanan.
“Kami ingin menghadirkan suasana pelayanan yang nyaman dan bermanfaat. Dengan membaca, masyarakat dapat memperoleh informasi baru, memperluas pengetahuan, dan membangun kebiasaan literasi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik agar dapat digunakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga.
Inisiatif Lurah Wolomarang ini mendapat apresiasi karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Kehadiran pojok baca di ruang pelayanan publik dinilai menjadi langkah sederhana namun memiliki dampak positif dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, informatif, dan gemar membaca.
“Mari membaca dulu sambil menunggu pelayanan. Sedikit waktu yang dimanfaatkan untuk membaca dapat menambah banyak pengetahuan,” tutup Lusia Marice.
Yuven Fernandez

















