ACEH TIMUR – Keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Idi–Keude Geurobak mulai mendapat respons nyata. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melakukan penanganan pada sejumlah titik jalan di Kecamatan Idi Tunong, termasuk pengerasan ruas sepanjang sekitar 1.200 meter yang menghubungkan Gampong Lhok Dalam dengan Panton Rayeuk M.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari Laskar Antikorupsi Indonesia (LAKI) Idi Tunong, Forum Keuchik Kecamatan Idi Tunong, pemerintah gampong, serta masyarakat setempat.
Ketua LAKI Idi Tunong, Saiful Anwar, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky atas perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
Menurut Saiful, kondisi jalan tidak hanya menyangkut kenyamanan perjalanan, tetapi berkaitan langsung dengan mobilitas warga dan berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, serta akses terhadap pelayanan kesehatan.
“Kami mengapresiasi gerak cepat Bupati Aceh Timur yang langsung merespons persoalan infrastruktur jalan. Ini merupakan kebutuhan masyarakat yang sudah lama menjadi perhatian,” ujar Saiful Anwar.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Forum Keuchik Kecamatan Idi Tunong, Syukri. Ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur jalan merupakan hal yang telah lama dinantikan masyarakat.
Jalan Idi–Keude Geurobak merupakan salah satu akses penghubung bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Idi Tunong.
Kondisi jalan yang mengalami kerusakan sebelumnya menjadi keluhan warga karena berdampak terhadap kelancaran mobilitas sehari-hari.
Forum Keuchik Idi Tunong sebelumnya juga telah menyampaikan aspirasi agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.
Bupati Tinjau Langsung
Respons pemerintah daerah kemudian terlihat melalui penanganan di lapangan.
Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky turun langsung meninjau pengerjaan pengerasan jalan sepanjang sekitar 1.200 meter yang menghubungkan Gampong Lhok Dalam dengan Panton Rayeuk M, Kecamatan Idi Tunong.
Penanganan tersebut dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Pengerasan jalan disebut sebagai langkah sementara agar akses lebih mudah dilalui sekaligus mengurangi kondisi lubang yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Kehadiran langsung Bupati di lokasi dan dimulainya penanganan jalan mendapat respons positif dari masyarakat serta berbagai unsur di Kecamatan Idi Tunong.
Meski demikian, masyarakat berharap pengerasan tersebut tidak berhenti sebagai penanganan sementara.
Mereka mendorong agar perhatian terhadap ruas Jalan Idi–Keude Geurobak dapat berlanjut melalui pembangunan yang lebih permanen, tentunya dengan menyesuaikan perencanaan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
Bagi masyarakat, keberlanjutan penanganan menjadi penting karena kualitas jalan berkaitan erat dengan kelancaran transportasi dan aktivitas warga sehari-hari.
LAKI Idi Tunong, Forum Keuchik, pemerintah gampong, dan masyarakat berharap perhatian pemerintah terhadap Jalan Idi–Keude Geurobak terus berlanjut sehingga peningkatan kualitas akses jalan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap penanganan ini terus dilanjutkan sehingga akses masyarakat semakin aman, lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” pungkas Saiful Anwar.
Tim media

















