Radar Perbatasan, Bintan – DPRD Kabupaten Bintan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Kabupaten Bintan, pada Senin, 1 Desember 2025, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bintan. Seluruh peserta hadir mengenakan Baju Kurung Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas dan budaya lokal.
Rapat paripurna ini turut dihadiri Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Sekda Bintan, pimpinan dan anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga para tamu undangan.
Refleksi Sejarah dan Komitmen Pemerintah
Dalam sambutannya, Bupati Roby Kurniawan menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Bintan bukan sekadar kegiatan seremonial. Dia menyebut momentum ini sebagai ruang refleksi sekaligus kesempatan memperbarui komitmen pemerintah daerah terhadap masyarakat.
“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini ruang refleksi, ruang mengucap terima kasih, dan ruang untuk memperbarui janji bahwa pemerintah daerah hadir untuk melayani, bukan dilayani,” ujar Roby.
Dia menyampaikan bahwa arah pembangunan Bintan ke depan berpedoman pada visi “Bintan Juara Menuju Masyarakat yang Maju, Berdaya Saing, Inovatif, dan Sejahtera” dengan empat pilar utama: pembangunan SDM, peningkatan daya saing ekonomi kepulauan, pemerataan infrastruktur, serta penguatan reformasi birokrasi.
Ekonomi Melesat, Kemiskinan Ekstrem Nol
Di hadapan peserta paripurna, Bupati memaparkan sejumlah capaian strategis yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Bintan pada 2024 tercatat mencapai 8,89 persen, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada pada angka 6,14 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik menjadi 77,96, melampaui rata-rata nasional. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 5,43 persen pada 2023 menjadi 4,53 persen pada 2024.
Bintan juga menjadi kabupaten pertama di Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai Zero Extreme Poverty atau 0 persen kemiskinan ekstrem sejak 2023.
“Ini bukan sekadar angka, tetapi tanda bahwa pertumbuhan di Bintan bukan hanya tumbuh ke atas, tetapi berusaha merata ke samping,” ucap Roby.
Kesehatan dan Pendidikan Terus Menguat
Di sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) Bintan telah mencapai 98,68 persen pada 2025, ditopang program layanan berobat gratis cukup dengan KTP atau KK Bintan. Penurunan prevalensi stunting dari 21,5 persen menjadi 16,3 persen juga memberikan kontribusi besar hingga Bintan meraih Dana Insentif Fiskal 2025 dari pemerintah pusat.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah memberikan seragam gratis bagi ribuan siswa serta mengoperasikan 43 bus sekolah dan 24 kapal/pompong sekolah untuk menjangkau wilayah kepulauan.
Deretan Prestasi dan Inovasi Pelayanan Publik
Program inovatif Serving The Villager (STV) berhasil masuk Top 3 Nasional KIPP 2025, sekaligus mengantar Bintan meraih Innovative Government Award 2024. Bintan juga menerima penghargaan “Daerah Tertib Ukur 2025” dari Kementerian Perdagangan serta apresiasi dari BNN RI atas komitmen dalam program P4GN.
Ajakan Bersatu untuk Membangun Bintan
Mengakhiri sambutannya, Bupati Roby mengajak seluruh elemen daerah menjaga solidaritas dan persaudaraan dalam membangun Bintan.
“Perbedaan pandangan politik adalah hal biasa; yang luar biasa adalah ketika setelah berbeda, kita tetap bisa duduk bersama merajut masa depan Bintan,” ujarnya.
Ketua DPRD: Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
Ketua DPRD Bintan, Fiven Sumanti, juga menyampaikan harapan agar memasuki usia ke-77, seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah dapat semakin memperkuat kinerja dan koordinasi.
“Kami berharap kinerja pemerintah daerah, termasuk DPRD, semakin optimal, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Bintan. Kolaborasi yang telah terbangun harus terus dipertahankan demi kemajuan Bintan,” ujarnya.
Editor: Budi Adriansyah

















