banner 728x250

Gubernur Ansar Gempur Natuna dengan Bantuan Pangan: Stok Aman, Penerima Naik Drastis!

Upaya Nyata Pemprov Kepri Perkuat Ketahanan Pangan di Beranda Utara NKRI: Ribuan Warga Natuna Terima Beras dan Minyak Goreng Gratis

banner 120x600
banner 468x60

NATUNA, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan komitmen serius dalam menjaga “perut” masyarakat di wilayah perbatasan. Di bawah komando Gubernur Ansar Ahmad, bantuan pangan besar-besaran resmi dikucurkan untuk masyarakat Kabupaten Natuna, pada Sabtu, 4 April 2026.

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya taktis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi “oase” di tengah tantangan ekonomi yang kian menantang bagi masyarakat di beranda utara Indonesia.

banner 325x300

Lonjakan Penerima: Naik Hampir Dua Kali Lipat!

Ada kabar baik sekaligus mencengangkan dari laporan Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian. Jumlah penerima bantuan di Natuna melonjak sangat signifikan.

* Oktober–November 2025: 3.686 penerima.
* Februari–Maret 2026: 7.321 penerima.
* Persentase Kenaikan: 89 Persen!

Kenaikan hampir dua kali lipat ini memastikan jangkauan bantuan semakin luas dan menyentuh lebih banyak keluarga yang membutuhkan di seluruh penjuru Natuna.

Apa Saja yang Didapat Masyarakat?

Untuk alokasi dua bulan (Februari-Maret 2026), setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) membawa pulang paket pangan esensial:

* Beras: 20 kg (10 kg per bulan).
* Minyak Goreng: 4 liter (2 liter per bulan).

Sebelum menyerahkan secara simbolis kepada 100 perwakilan warga, Gubernur Ansar didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura dan Bupati Natuna Cen Sui Lan, menyempatkan diri “blusukan” ke Gudang Bulog Ranai. Tujuannya satu: memastikan beras yang sampai ke tangan rakyat adalah beras dengan kualitas terbaik.

Pesan Mendalam Gubernur: “Stop Boros Pangan!”

Dalam sambutannya yang hangat, Ansar Ahmad menekankan bahwa bantuan ini adalah jaring pengaman sosial. Secara total, di seluruh Kepri terdapat 143.034 orang yang mendapatkan bantuan serupa.

Namun, Ansar juga menyelipkan pesan edukatif yang penting. Dia mengajak warga untuk mengubah gaya hidup dalam ber-konsumsi.

“Saya mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan secukupnya dan tidak boros pangan. Ini penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan kita bersama,” tegas Ansar.

Dia menginstruksikan jajaran Pemkab Natuna untuk terus menggaungkan gerakan “Stop Boros Pangan”. Baginya, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan stok di gudang Bulog, tapi juga soal kebijakan masyarakat dalam mengelola apa yang ada di piring mereka.

Sinergi di Tapal Batas

Kehadiran jajaran Forkopimda, anggota DPRD, dan kepala OPD dalam acara tersebut menjadi potret kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Di tengah cuaca Natuna yang khas, antusiasme sekitar 150 tamu undangan yang hadir menjadi bukti bahwa kehadiran negara sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah perbatasan.

Dengan penyaluran yang transparan dan akuntabel, Pemprov Kepri berharap stabilitas harga pangan di Natuna tetap terjaga, dan beban ekonomi masyarakat bisa sedikit terangkat.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ron

banner 325x300
error: Content is protected !!