banner 728x250

GP Farmasi NTT Kembali Salurkan Donasi Obat dan Vitamin untuk Korban Gempa Flores

banner 120x600
banner 468x60

Kupang – Kepedulian dunia usaha farmasi terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berlanjut.

Gabungan Pengusaha Farmasi (GP Farmasi) NTT kembali menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, vitamin, dan sejumlah kebutuhan kesehatan dalam donasi batch ketiga.

banner 325x300

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua GP Farmasi NTT, Agustinus Nahak, bersama sejumlah pengurus GP Farmasi NTT di Kantor Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, Senin (7/9/2026).

Agustinus hadir bersama Sekretaris GP Farmasi NTT yang juga Branch Manager PT Sapta Sari, Satria; Ketua Bidang Distribusi GP Farmasi NTT sekaligus Branch Manager PT AAM, Komang; serta Branch Manager PT Enseval, Rudy Simarmata.

Bantuan selanjutnya disalurkan melalui BPOM untuk dikirimkan ke BPOM Ende dan Manggarai Barat.

Mekanisme tersebut ditempuh agar bantuan dapat didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama warga yang terdampak gempa dan tenaga kesehatan yang masih memberikan pelayanan di lokasi pengungsian.

Agustinus Nahak menegaskan, bantuan tersebut bukan sekadar donasi obat-obatan, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dunia usaha farmasi terhadap masyarakat NTT, khususnya wilayah Flores yang terdampak bencana.

“Ini sudah batch ketiga. Artinya, kepedulian tidak boleh berhenti. Perusahaan yang melakukan donasi ini merupakan cabang-cabang perusahaan farmasi yang bergerak di NTT, sehingga menjadi wajar kami dari GP Farmasi NTT ikut berbagi untuk NTT,” ujar Agustinus.

Menurut Agustinus yang juga Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, kebutuhan masyarakat setelah bencana tidak hanya berkaitan dengan pangan dan tempat tinggal.

Aspek kesehatan juga menjadi kebutuhan mendesak yang harus mendapat perhatian.

Terlebih, kata dia, tenaga kesehatan yang berada di lokasi pengungsian juga membutuhkan dukungan karena harus terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi pascabencana.

“Situasi pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan dan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut kesehatan. Obat-obatan dan vitamin sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat yang sedang sakit di pengungsian,” katanya.

Tiga Tahap Donasi

Agustinus menjelaskan, donasi kali ini merupakan rangkaian bantuan yang telah dilakukan GP Farmasi NTT sejak bencana terjadi.

Bantuan pertama disalurkan pada awal terjadinya bencana sekitar 17 Agustus 2026. Selanjutnya, bantuan tahap kedua disalurkan pada pekan keempat Agustus dengan pengiriman langsung ke wilayah Ende dan Labuan Bajo.

Kini, memasuki batch ketiga, GP Farmasi NTT kembali menggalang dukungan dari sejumlah perusahaan farmasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana.

Agustinus mengatakan GP Farmasi NTT akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu penanganan sekaligus proses pemulihan masyarakat pascagempa.

Komitmen tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dunia usaha, terutama perusahaan farmasi yang memiliki aktivitas usaha di wilayah NTT.

“Ketika terjadi Covid-19, GP Farmasi juga melakukan donasi masker dan vitamin. Jadi, kepedulian seperti ini harus terus kita jaga,” ujar Agustinus.

Prioritaskan Pengiriman ke Wilayah Terdampak

Dalam penyaluran bantuan tahap ketiga ini, GP Farmasi NTT menggandeng BPOM sebagai bagian dari koordinasi distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

Agustinus mengatakan dirinya juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT agar obat-obatan dan vitamin tersebut dapat segera dikirimkan ke daerah yang menjadi prioritas.

“Obat-obatan ini sangat dibutuhkan. Karena itu, tadi saya langsung berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT untuk memprioritaskan pengiriman,” katanya.

Bantuan tersebut secara khusus diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang masih bertahan di pengungsian, sekaligus mendukung tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan pascabencana.

Penyerahan bantuan di Kantor BPOM Kupang diterima oleh Apoteker Waty Parera yang mewakili Kepala BPOM Kupang, Sem Lapik, Apt.

Sejumlah perusahaan farmasi yang turut berpartisipasi dalam donasi untuk masyarakat terdampak bencana Flores antara lain PT AAM, PT Tempo, PT MNJ, PT SST, PT Enseval, PT Penta Valen, PT BSP, PT Kimia Farma, dan PT Mathio Kupang.

Bagi GP Farmasi NTT, bantuan batch ketiga ini menjadi penegasan bahwa solidaritas dunia usaha tidak berhenti ketika perhatian publik mulai berkurang.

Sebaliknya, dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana perlu terus dilakukan hingga proses pemulihan benar-benar berjalan.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!