banner 728x250

GBT BERGEMURUH! ORANG TUA DAN GURU KAWAL PS MALAKA NTT U-15 HADAPI PS SUMBAWA MUDA NTB

banner 120x600
banner 468x60

Surabaya — Dukungan orang tua pemain dan para kepala sekolah membanjiri Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis, 8 Oktober 2026, mengawal perjuangan PS Malaka NTT U-15 menghadapi PS Sumbawa Muda NTB dalam laga terakhir fase grup Soeratin Cup 2026 Zona 5.

Sejak pukul 13.00, rombongan orang tua pemain dan guru telah bergerak menggunakan bus menuju GBT. Mereka datang untuk memberikan dukungan langsung kepada anak-anak Malaka yang tengah membawa nama daerah di panggung sepak bola nasional.

banner 325x300

Pertandingan PS Malaka NTT U-15 vs PS Sumbawa Muda NTB menjadi laga terakhir fase grup Zona 5. Anak-anak Malaka diharapkan kembali menunjukkan daya juang dan memberikan penampilan terbaik di hadapan para pendukungnya.

Kepala SMAN Harekakae, Robertus Bria Tahuk, mengatakan penampilan anak-anak Malaka dalam dua pertandingan sebelumnya menunjukkan semangat juang yang tinggi.

“Dari dua pertandingan yang sudah digelar, anak-anak tampil impresif dengan daya juang yang tinggi. Ini pertandingan dengan atmosfer nasional sehingga anak-anak bisa banyak belajar untuk dibawa pulang ke Malaka,” ujar Robertus.

Perjalanan PS Malaka NTT U-15 di Zona 5 sejauh ini diwarnai perjuangan dan kebangkitan.

Pada pertandingan pertama, PS Malaka NTT U-15 harus mengakui keunggulan PS Luwu Sulsel dengan skor 2-4. Meski kalah, para pemain tetap menunjukkan semangat pantang menyerah dengan mencetak dua gol.

Pada pertandingan kedua, PS Malaka NTT U-15 bangkit dan meraih kemenangan meyakinkan 6-2 atas tim Sultra.

Hasil tersebut menjadi modal semangat bagi skuad Malaka untuk menghadapi pertandingan terakhir melawan PS Sumbawa Muda NTB.

Dukungan dari luar lapangan juga semakin terasa. Paulus Nahak, orang tua pemain U-15, bersama istrinya hadir langsung di Surabaya untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada perjuangan anak-anak Malaka.

Bagi para orang tua dan guru, kehadiran di GBT bukan sekadar menyaksikan pertandingan. Mereka ingin memastikan anak-anak mendapatkan dukungan moral ketika menjalani pengalaman penting di panggung sepak bola nasional.

Robertus menilai atmosfer kompetisi nasional menjadi ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi pemain muda Malaka. Mereka belajar menghadapi tekanan, bertanding melawan tim dari daerah lain, menjaga semangat setelah kalah dan mempertahankan konsistensi setelah meraih kemenangan.

Kini, perhatian tertuju pada laga terakhir fase grup.

PS Malaka NTT U-15 vs PS Sumbawa Muda NTB.

Di GBT, perjuangan anak-anak Malaka kembali diuji. Orang tua, guru dan seluruh pendukung berharap para pemain tampil berani, disiplin dan pantang menyerah hingga peluit akhir.

Bagi PS Malaka NTT U-15, pertandingan ini bukan hanya tentang angka di papan skor. Ini adalah kesempatan untuk menutup fase grup dengan perjuangan terbaik sekaligus membawa pulang pengalaman berharga dari panggung sepak bola nasional ke Malaka.

 

Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!