Indeks

Dua Tahun Prabowo: Gebrakan Nyata Kesejahteraan Rakyat

Berbagai program prioritas dari pendidikan, kesehatan, hingga penataan BUMN dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat

JAKARTA, Radar Perbatasan.com – Dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto diwarnai deretan aksi nyata yang menyasar langsung kehidupan rakyat. Bukan sekadar rencana di atas kertas, berbagai program prioritas di sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga efisiensi anggaran negara kini membuahkan hasil konkret di seluruh pelosok Tanah Air.

Berikut adalah rincian kerja nyata dan capaian utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun terakhir:

1. Revolusi Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

Pemerintah merampungkan pembangunan 265 Sekolah Rakyat di 131 kabupaten/kota, yang berhasil mengembalikan 45 ribu anak jalanan ke bangku sekolah.

Selain merevitalisasi 30 ribu sekolah, sebanyak 288.180 layar interaktif dibagikan untuk modernisasi sarana belajar. Kesejahteraan tenaga pendidik juga didorong lewat kenaikan insentif guru honorer sebesar 30 persen, serta pengangkatan 240 ribu guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu mulai Januari 2027.

2. Gizi Terjamin dan Kesehatan Merata

Kualitas hidup masyarakat diperkuat lewat Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.

Sementara itu, layanan Cek Kesehatan Gratis telah dimanfaatkan oleh 108 juta warga. Untuk memperluas jangkauan fasilitas medis, pemerintah turut membangun 22 rumah sakit baru di berbagai daerah.

3. Rumah Layak dan Nelayan Berdaya

Di sektor perumahan, sebanyak 400 ribu unit rumah selesai dibangun dan direnovasi. Bagi masyarakat pesisir, 100 Kampung Nelayan Merah Putih resmi berdiri untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.

4. Infrastruktur Dasar dan Olahraga Modern

Pembangunan infrastruktur fisik bergerak cepat lewat penyelesaian lebih dari 9.000 kilometer jaringan irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, serta 3.000 titik air bor. Di bidang olahraga, 17 stadion baru dan renovasi berstandar FIFA siap menunjang prestasi atlet nasional.

5. Swasembada Pangan dan Energi Mandiri

Indonesia mencatatkan rekor baru dengan meraih swasembada pada delapan komoditas pangan sekaligus mengamankan cadangan pangan tertinggi sepanjang sejarah. Di sektor energi, langkah menuju kemandirian nasional makin mantap melalui perluasan program B50.

6. Hilirisasi, Investasi, dan Lapangan Kerja

Pemerintah menggerakkan 26 proyek hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Realisasi investasi menembus Rp3.923 triliun dan menyerap 5.485.944 tenaga kerja. Generasi muda juga diperkuat lewat Program Magang Nasional bagi 250 ribu peserta dengan uang saku setara UMK.

7. Ekonomi Kerakyatan dan Pembiayaan Murah

Sebanyak 10 ribu Koperasi Desa Merah Putih kini aktif menggerakkan ekonomi warga desa. Kabar baik juga hadir bagi 16 juta ibu-ibu pemanfaat PNM Mekaar, di mana suku bunga pembiayaan dipangkas drastis dari 25 persen menjadi 8 persen.

8. Penguatan Sektor Keuangan dan Haji

Pemerintah meresmikan Bank Emas yang mengelola hingga 153 ton emas untuk memperkuat cadangan devisa dan ketahanan ekonomi. Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci juga terus dimaksimalkan untuk kenyamanan jemaah.

9. Efisiensi BUMN Hemat Rp50 Triliun

Reformasi tata kelola negara dilakukan secara tegas. Sebanyak 290 BUMN yang tidak efisien resmi ditutup atau dirampingkan, yang menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp50 triliun per tahun.

10. Penyelamatan Aset dan Perlindungan Pekerja

Pemerintah menyelesaikan pelunasan utang obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun dan berhasil menyelamatkan kekayaan negara lebih dari Rp54 triliun. Di sektor transportasi online, pemerintah menetapkan skema bagi hasil yang lebih adil bagi para pengemudi ojek online dan penyedia layanan berbasis platform.

Editor: Budi Adriansyah
Sumber: presidenri.go.id

 

error: Content is protected !!
Exit mobile version