banner 728x250

Dua Nelayan Sikka Hilang Kontak Saat Menuju Selayar, Tim SAR Gabungan Kerahkan KN SAR Puntadewa

banner 120x600
banner 468x60

MAUMERE, SIKKA — Dua nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), hilang kontak setelah bertolak dari Pelabuhan Wuring menuju Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga Minggu, 20 September 2026, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian untuk menemukan keduanya.

Kedua nelayan tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Wuring pada Jumat, 18 September 2026, sekitar pukul 14.05 WITA.
Mereka diperkirakan tiba di Pulau Karumpa pada pukul 22.00 WITA.

banner 325x300

Kantor SAR Maumere menerima laporan mengenai hilangnya kontak kedua nelayan tersebut pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 16.50 WITA dari pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan keluarga masih sempat berkomunikasi dengan kedua nelayan pada 18 September 2026 sekitar pukul 16.10 WITA.

“Dalam komunikasi terakhir, posisi kedua korban diketahui berada di sekitar Perairan Pulau Palue. Setelah komunikasi tersebut, nomor telepon kedua korban tidak dapat lagi dihubungi hingga saat ini,” jelas Fathur Rahman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Maumere mengerahkan KN SAR Puntadewa 250 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) Kantor SAR Maumere bersama Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi pencarian.

Sebelum operasi pencarian dilaksanakan, Kantor SAR Maumere juga melakukan koordinasi dengan SROP Maumere, para nelayan di wilayah Palue dan sejumlah pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di wilayah Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Namun, hingga pers rilis ini diterbitkan, koordinasi dan pencarian informasi tersebut belum membuahkan hasil terkait keberadaan kedua nelayan.

Fathur Rahman mengatakan pencarian memasuki hari kedua. Tim SAR Gabungan akan terus menyisir wilayah yang menjadi sasaran pencarian guna menemukan kedua nelayan tersebut.

“Pada pelaksanaan Operasi SAR hari kedua ini, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan kedua korban. Kami berharap kedua nelayan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” lanjut Fathur.

Unsur SAR Gabungan

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, yakni:
Rescuer Kantor SAR Maumere;
Kru KN SAR Puntadewa 250;
Ditpolair Polda NTT;
Lanal Maumere;
Satpolairud Polres Sikka;
SROP Maumere;
Nelayan Sikka dan Pulau Karumpa;
Keluarga korban.

Identitas Dua Nelayan

1. Ahmad Junaidi
Laki-laki, 55 tahun, beralamat di Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

2. Jiar Junaidi Mendome
Laki-laki, 16 tahun, beralamat di Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.
Hingga pers rilis ini diterbitkan pada 20 September 2026, Tim SAR Gabungan masih terus melaksanakan operasi pencarian terhadap kedua nelayan tersebut.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!