Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Usai menunaikan ibadah haji 2024, para jamaah haji asal Kota Tanjungpinang tak ingin semangat kebersamaan mereka berhenti di Tanah Suci. Dari semangat itu lahirlah gerakan sosial bertajuk “Subuh Berbagi”, sebuah aksi sedekah sayur segar yang digelar seusai salat subuh di berbagai masjid dan mushala.
Gerakan ini diinisiasi oleh Kekerabatan Jamaah Haji Tanjungpinang 2024 di bawah koordinasi Haji Huzaifa Dadang Abdul Gani, tokoh jamaah yang juga menjadi penggerak utama kegiatan.
“Ide ini muncul setelah kami kembali dari Mekkah. Kami ingin silaturahmi yang terjalin di tanah suci tetap hidup, dan salah satu caranya adalah dengan berdakwah serta berbagi melalui kegiatan Subuh Berbagi,” ujar H. Husein, salah satu jamaah, saat ditemui wartawan di Tanjungpinang.
Program ini bukan sekadar berbagi sayur, tetapi juga bagian dari pemberdayaan ekonomi umat. Setiap paket berisi sayur mayur segar seperti kangkung, bayam, dan kacang panjang, lengkap dengan tempe, mi telur, dan minyak goreng kemasan kecil. Semua bahan dibeli langsung dari petani dan penampung lokal.
“Kami ingin membantu petani di kebun sekaligus meringankan jamaah di kota. Jadi, yang di kampung terbantu karena hasil panennya terserap, dan yang di kota ikut merasakan manfaatnya,” tutur H. Dadang AG.
Mulanya, kegiatan ini hanya membagikan 60 paket sayur setiap bulan. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 120 paket dalam satu kegiatan yang dilaksanakan dua kali sebulan. Hingga November 2025, program ini sudah memasuki putaran ke-15.
Masjid dan mushala di seluruh penjuru Tanjungpinang telah mereka sambangi, mulai dari Kampung Bugis, Gudang Minyak, Hangtuah, hingga ke Masjid Raudhatul Mushillin di Tanjung Unggat.
Selain menebar manfaat, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antar jamaah.
“Sambil mengemas sayur, kami saling berbagi cerita dan memperkuat ukhuwah. Setelah itu, paket kami bagikan usai salat subuh,” ujar Haji Ragil Suroso Map, koordinator lapangan kegiatan tersebut.
Program “Subuh Berbagi” mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak yang menilai kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga inspirasi bagi jamaah haji di daerah lain untuk terus menebar manfaat selepas berhaji.
Kegiatan terbaru berlangsung pada Ahad, 9 November 2025, di Masjid Raudhatul Shallihin, Kelurahan Gudang Minyak, Tanjung Unggat, dengan 120 paket sedekah sayur yang dibagikan kepada jamaah salat subuh.
Dari Tanah Suci hingga tanah air, semangat kebersamaan jamaah haji Tanjungpinang terus hidup, tak hanya dalam ibadah, tapi juga dalam kepedulian yang nyata bagi sesama.
Editor: Budi Adriansyah

















