Kefamenanu, Radar Perbatasan –
Komitmen menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis dan berkualitas terus diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu. Salah satunya melalui peningkatan kualitas layanan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menggelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Makanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yang berlangsung di Aula Rutan Kefamenanu, Kamis (9/7/2026).
Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran para penjamah makanan mengenai prinsip higiene dan sanitasi pangan. Tujuannya adalah memastikan setiap makanan yang disajikan kepada warga binaan memenuhi standar kesehatan, bergizi, aman, dan layak dikonsumsi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kefamenanu, Muhamad Nurseha. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyediaan makanan yang sehat dan higienis merupakan bagian penting dari pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus wujud pelayanan pemasyarakatan yang bermartabat.
“Makanan yang sehat dan higienis adalah hak dasar warga binaan. Melalui pelatihan ini saya berharap seluruh petugas maupun warga binaan yang bertugas sebagai koki benar-benar menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan secara konsisten di Dapur Sehat Rutan Kefamenanu,” tegas Muhamad Nurseha.
Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Maria Imelda Kolo, S.Tr.Keb., bersama tim. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa keamanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kualitas bahan makanan, tetapi juga sangat bergantung pada perilaku dan kedisiplinan para penjamah makanan selama proses pengolahan.
“Penjamah makanan merupakan garda terdepan dalam mencegah kontaminasi pangan. Kebersihan tangan, sanitasi peralatan, cara mencuci bahan makanan, hingga pengaturan suhu penyimpanan harus dilakukan sesuai standar agar makanan yang dihasilkan aman, sehat, dan bebas dari bakteri penyebab penyakit,” jelas Maria.
Pelatihan diikuti oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, petugas pengelola bahan makanan, serta warga binaan yang dipercaya sebagai koki di Dapur Sehat Rutan Kefamenanu. Seluruh peserta mengikuti sesi teori dan diskusi sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan makanan di lingkungan rutan.
Melalui kolaborasi antara Rutan Kefamenanu dan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU ini, diharapkan budaya kerja yang mengedepankan kebersihan, keamanan, dan mutu pangan semakin mengakar, sehingga layanan konsumsi bagi warga binaan terus meningkat.
Sinergi tersebut juga menjadi bukti bahwa pelayanan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga menjamin terpenuhinya hak-hak dasar warga binaan, termasuk memperoleh makanan yang sehat, aman, dan berkualitas.
Kontributor: V. Sintu Lopes

















