banner 728x250

Cegah Kabut Asap, Polresta Tanjungpinang Gencarkan Patroli Karhutla di Titik Rawan

AKP Adam Yulizar: Deteksi Dini Lebih Baik Daripada Memadamkan Api; Masyarakat Diajak Jadi Garda Terdepan Lingkungan

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Cuaca yang tak menentu menuntut kewaspadaan ekstra terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Bergerak cepat sebelum api berkobar, Polresta Tanjungpinang melalui Sat Samapta melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik rawan, salah satunya di kawasan Jl. Usman Harun, Kota Tanjungpinang, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Patroli preventif ini dipimpin langsung oleh tim Sat Samapta yang terdiri dari Aipda John Rihat Hutabarat, Bripka Nopi Adi, dan Bripda M. Ridho Kurniawan. Dengan menggunakan unit kendaraan dinas sedan, tim menyisir lahan-lahan tidur dan area ber-vegetasi kering yang berpotensi memicu api.

banner 325x300

Strategi Jemput Bola

Polresta Tanjungpinang tidak hanya sekadar berkeliling. Petugas di lapangan menerapkan strategi “jemput bola” dengan menyambangi langsung warga yang tinggal di sekitar area rawan. Sosialisasi dilakukan secara humanis untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla serta sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan.

Kasat Samapta Polresta Tanjungpinang, AKP Adam Yulizar Sasono, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah bentuk deteksi dini sekaligus mitigasi risiko yang paling efektif.

“Personel kami di lapangan melakukan pengecekan dan kontrol ketat pada titik-titik yang kami anggap potensial. Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi munculnya titik api,” ujar AKP Adam.

Kesadaran Masyarakat Adalah Kunci

Berdasarkan laporan di lapangan, kegiatan ini berjalan lancar. Respons masyarakat sangat positif, terlihat dari meningkatnya pemahaman warga akan pentingnya menjaga lahan agar tetap aman dari aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar.

AKP Adam Yulizar berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat mampu menekan angka kejadian Karhutla di wilayah hukum Tanjungpinang secara signifikan.

“Patroli ini akan terus kami laksanakan secara rutin. Namun, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan harus dimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan terkecil kita,” pungkasnya.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!