banner 728x250

CATATAN MUBES VII PK NTT KOTA BATAM: SAATNYA ORGANISASI NTT NAIK KELAS !! Bersambung VI: Kontrak Moral untuk Ketua Terpilih !! Oleh: — Sebastian Un Koes – Wartawan Kota Batam ( Habis )

banner 120x600
banner 468x60

Opini –

Mubes VII seharusnya menghasilkan lebih dari sekadar berita acara pemilihan.
Mubes seharusnya menghasilkan kontrak moral organisasi.

banner 325x300

Ketua terpilih harus diberikan mandat dengan agenda yang jelas:
100 hari pertama:

konsolidasi 22 paguyuban;
audit dan pembenahan administrasi;
pemutakhiran data anggota;
membentuk tim profesional;
menyusun peta kebutuhan diaspora.

Tahun pertama:
membangun pusat informasi kerja;
membentuk forum pengusaha;
membentuk forum pemuda;
membangun jaringan advokasi;
membangun sistem komunikasi digital;
memulai program pendidikan dan sosial.

Tahun kedua dan seterusnya:
membangun kerja sama ekonomi Batam–NTT;
memperluas jaringan diaspora;
membangun program beasiswa;
membangun dana solidaritas;
membuat laporan tahunan organisasi.
Dengan cara ini, ketua tidak dinilai berdasarkan banyaknya acara yang diselenggarakan.
Ketua dinilai berdasarkan berapa banyak masalah warga yang berhasil diselesaikan.

Penutup: Mubes Harus Melahirkan Harapan Baru

Pada akhirnya, Mubes VII PK NTT Kota Batam bukan sekadar tentang siapa yang akan duduk di kursi Ketua Umum.

Mubes adalah tentang apa yang akan terjadi setelah kursi itu diduduki.

Apakah PK NTT akan tetap menjadi organisasi paguyuban dengan kegiatan rutin?

Atau akan berkembang menjadi organisasi diaspora yang modern, profesional, inklusif dan mempunyai daya tawar?

Pilihan itu ada di tangan seluruh peserta Mubes.

Tema “Bersatu dalam Musyawarah, Solid dalam Persaudaraan, Berkarya untuk Diaspora NTT yang Lebih Maju dan Bermartabat” sesungguhnya sudah memberikan arah.

Bersatu berarti menghentikan fragmentasi.
Musyawarah berarti menghormati perbedaan.
Solid berarti tidak meninggalkan anggota yang sedang kesulitan.

Persaudaraan berarti mengubah hubungan emosional menjadi kekuatan sosial.
Berkarya berarti menghasilkan sesuatu yang dapat diukur.

Diaspora maju berarti orang NTT di perantauan mempunyai kualitas hidup, pendidikan, ekonomi dan masa depan yang lebih baik.

Dan bermartabat berarti organisasi tidak kehilangan integritas, tidak mudah ditarik ke kepentingan sesaat, serta mampu berdiri sejajar dengan organisasi masyarakat lainnya.

Karena itu, pertanyaan terbesar dalam Mubes VII bukan:
“Siapa yang menang?”
Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah:
“Setelah Mubes VII selesai, apa yang akan berubah dalam kehidupan orang NTT di Batam?”

Jika pertanyaan itu mampu dijawab, maka Mubes VII tidak hanya melahirkan seorang ketua.

Ia akan melahirkan sebuah arah baru.
Dan mungkin, dari Batam, diaspora NTT sedang memulai satu babak baru:

bukan lagi sekadar menjadi perantau yang bertahan hidup, tetapi menjadi kekuatan sosial, ekonomi dan intelektual yang ikut menentukan masa depan NTT.

Itulah makna paling dalam dari bersatu dalam musyawarah, solid dalam persaudaraan, dan berkarya untuk diaspora NTT yang lebih maju dan bermartabat. ( Habis )

 

banner 325x300
error: Content is protected !!