banner 728x250

Bupati Bintan Panen Perdana Anggur di Screen House Tembeling, Jadi Wisata Baru dan Peluang Ekonomi Warga

Dari lahan 8x40 meter, kebun anggur modern ini lahirkan delapan varian unggulan dan menarik wisatawan dari berbagai daerah

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Bupati Bintan Roby Kurniawan melakukan panen perdana buah anggur di Screen House Tembeling, pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kebun anggur modern ini dikelola oleh Kelompok Tani binaan Nizam, seorang pekebun anggur berpengalaman yang sukses mengembangkan konsep Greenhouse anggur di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Roby memberikan apresiasi atas kreativitas para petani yang mampu menghadirkan peluang ekonomi baru dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern.

banner 325x300

“Luar biasa ya, lahan yang tidak perlu terlalu luas tapi bisa menghasilkan. Tidak hanya produksi anggurnya, tapi juga jadi peluang ekowisata yang sangat menarik,” ujar Roby di sela kegiatan panen.

Screen House buah anggur yang berdiri di atas lahan seluas 8 x 40 meter ini menanam delapan varian anggur siap panen, dan seluruh hasilnya langsung dibeli oleh para pengunjung yang datang.

Roby menilai, keberhasilan kelompok tani ini membuktikan bahwa inovasi pertanian tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga mampu meningkatkan daya tarik wisata daerah.

“Bukan hanya komunitas lokal, bahkan dari luar daerah juga banyak yang datang berkunjung dan belajar di sini. Untuk seluruh masyarakat, ayo datang ke Screen House buah anggur,” tambahnya.

Ekowisata dan Edukasi Pertanian Modern

Lokasi ini kini menjadi kebun kreasi yang menarik minat wisatawan dan para pecinta anggur. Selain bisa menikmati keindahan hamparan tanaman anggur, pengunjung juga dapat melakukan aktivitas self-picking atau panen sendiri dengan bimbingan dari pengelola.

Menurut Nizam, pembangunan Screen House ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan. Sementara Greenhouse miliknya yang berada di lokasi bersebelahan, kini bahkan telah menerima reservasi panen dari calon pengunjung sebelum masa panen tiba.

“Sejak ramai diketahui masyarakat, kadang sebelum panen sudah di reservasi duluan. Mereka datang ke sini, kita ajak berkeliling, panen sendiri sambil belajar cara panennya, bahkan bisa langsung mencicip,” jelas Nizam.

Dari Nol Hingga Punya 30 Varian Anggur

Nizam mulai merintis kebun anggur modernnya sejak tahun 2021. Belajar secara otodidak dan konsisten, dia kini berhasil mengembangkan lebih dari 30 varian anggur seperti Ninel, Catalona Lorano, dan sejumlah varietas impor lainnya.

“Dulu tahun pertama tidak ada hasil sama sekali. Tapi terus belajar, terus mencoba, akhirnya bisa sampai seperti sekarang,” ujarnya.

Selain menjual hasil panen, Nizam bersama kelompoknya juga menyediakan bibit anggur unggul dan membuka pelatihan bagi masyarakat yang ingin menanam anggur di pekarangan rumah.

Ekowisata Unggulan Bintan

Kini, kebun anggur milik Nizam dan kelompoknya telah menjelma menjadi destinasi ekowisata modern yang ramai dikunjungi setiap pekan. Banyak wisatawan datang untuk menikmati suasana kebun, belajar menanam anggur, hingga berfoto di antara deretan pohon yang berbuah lebat.

Dengan semakin tingginya minat pengunjung, kebun ini diharapkan menjadi salah satu ikon ekowisata unggulan Bintan yang memadukan teknologi pertanian, edukasi, dan pariwisata.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!