banner 728x250

Bunda Literasi Sikka dan Pokja Gelar Trauma Healing di Posko Pengungsian Korban Gempa

banner 120x600
banner 468x60

Maumere, Sikka. Radar Perbatasan. Com

Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Literasi Kabupaten Sikka dan Tim Literasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban gempa bumi yang mengungsi di posko pengungsian di halaman Kantor Bupati Sikka, Rabu, 19/8/2026 dan Kamis, 20/8/2026.

banner 325x300

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak yang terdampak bencana gempa bumi, khususnya mereka yang masih berada di lokasi pengungsian dan membutuhkan pendampingan untuk mengurangi rasa takut, cemas, maupun trauma akibat gempa dan gempa susulan yang masih terjadi.

Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, S.H., bersama jajaran Pokja hadir secara langsung dan berinteraksi dengan anak-anak melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan, edukatif, dan membangun suasana positif di tengah kondisi pengungsian.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak bermain, bernyanyi, berkomunikasi, serta mengikuti aktivitas literasi yang dikemas secara ringan dan menyenangkan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak kembali ceria, merasa aman, sekaligus tetap mendapatkan ruang untuk berekspresi selama berada di pengungsian.

Ny. Fista menyampaikan bahwa perhatian terhadap anak-anak korban bencana tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga menyangkut kebutuhan psikologis dan emosional.

“Anak-anak adalah kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam situasi bencana. Mereka membutuhkan rasa aman, pendampingan, ruang bermain, dan kesempatan untuk kembali tersenyum. Karena itu, kegiatan trauma healing ini kita hadirkan agar anak-anak tidak larut dalam ketakutan akibat gempa,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan literasi juga dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu pemulihan psikologis anak. Membaca, bercerita, bermain dan belajar bersama dapat memberikan suasana yang lebih positif sekaligus menjaga semangat anak-anak selama berada di tempat pengungsian.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari anak-anak. Mereka tampak mengikuti setiap aktivitas dengan penuh semangat dan gembira, sehingga suasana di posko pengungsian menjadi lebih hidup.

Bunda Literasi Sikka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai lokasi pengungsian, dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pemulihan anak-anak terdampak bencana.

“Di tengah situasi bencana, kita ingin memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak untuk bermain, belajar, membaca dan bergembira. Mereka adalah generasi penerus Sikka yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Kegiatan trauma healing ini sekaligus menjadi wujud kepedulian Bunda Literasi Kabupaten Sikka dan Pokja dalam mendukung proses pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, pascagempa bumi yang melanda Kabupaten Sikka.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!