banner 728x250

Bintan Siaga Karhutla! Bupati Roby Kurniawan Ajak Warga Jadi ‘Mata dan Telinga’ Cegah Kebakaran Lahan

Jangan Tunggu Api Membesar, Masyarakat Diminta Segera Lapor Jika Temukan Titik Asap di Lingkungan Sekitar

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bintan. Mengingat kondisi cuaca yang mulai fluktuatif, Bupati Bintan, Roby Kurniawan, melontarkan seruan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lengah dan proaktif menjaga lingkungan.

Bupati Roby menekankan bahwa menjaga hutan dan lahan bukan hanya tugas petugas pemadam atau pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif. Dia meminta warga menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi awal jika melihat adanya indikasi aktivitas pembakaran lahan.

banner 325x300

“Kalau ada indikasi pembakaran lahan, segera laporkan. Jangan menunggu sampai apinya membesar. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” tegas Roby di sela-sela agenda kerjanya, pada Rabu, 1 April 2026.

Kecepatan Informasi Jadi Kunci

Menurut Roby, dalam kasus kebakaran lahan, detik-detik awal sangatlah krusial. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang api bisa dipadamkan sebelum merembet luas dan merusak ekosistem serta mengganggu kesehatan masyarakat akibat asap.

Dia menyadari bahwa wilayah Bintan memiliki tantangan tersendiri, sehingga partisipasi aktif dari RT, RW, hingga tokoh masyarakat menjadi kunci utama dalam sistem pencegahan dini.

Stop Buka Lahan dengan Cara Membakar

Selain mengajak masyarakat untuk melapor, Roby juga memberikan edukasi keras mengenai cara pembukaan lahan. Dia mengimbau warga dan pelaku usaha untuk meninggalkan metode lama yaitu membakar lahan, yang selama ini sering menjadi pemicu utama bencana Karhutla.

Beberapa poin penting yang ditekankan Bupati Roby:

* Segera Lapor: Jangan ragu melapor jika melihat asap atau aktivitas mencurigakan.
* Stop Pembakaran: Dilarang keras membuka lahan dengan metode bakar.
* Saling Jaga: Tingkatkan kepedulian antar tetangga untuk mengawasi lahan kosong di sekitar pemukiman.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita semua harus peduli dan mengambil bagian dalam upaya pencegahan, agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari dampak yang lebih besar,” pungkasnya.

Dengan penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Roby berharap Kabupaten Bintan bisa meminimalisir risiko Karhutla secara optimal sepanjang tahun ini.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!