banner 728x250

Bintan dan Klaten Bersinergi Dorong UMKM Naik Kelas

Perkuat kemitraan strategis, Pemkab Bintan dan Klaten resmi teken PKS demi memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta mengakselerasi pertumbuhan produk lokal

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Kabupaten Bintan dan Pemerintah Kabupaten Klaten memperkokoh kolaborasi antardaerah guna mendongkrak pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah progresif ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, pada Senin 31 Agustus 2026.

Agenda penting tersebut dirangkai bersamaan dengan kunjungan kerja Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, ke Kabupaten Bintan. Sinergi ini dirancang untuk membuka keran peluang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM di kedua wilayah, mencakup penguatan kapasitas produk, strategi promosi, hingga perluasan jangkauan pemasaran yang lebih kompetitif.

banner 325x300

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menegaskan bahwa UMKM merupakan fondasi vital penggerak roda ekonomi kerakyatan, sekaligus instrumen kunci dalam membuka lapangan kerja dan menciptakan kemandirian masyarakat.

“Di Kabupaten Bintan, kami terus mendorong agar UMKM tidak sekadar bertahan, tetapi mampu naik kelas, berkembang, memperluas pasar, dan memiliki daya saing,” ujar Roby.

Di balik potensinya yang besar, Roby tidak menampik bahwa para pelaku usaha masih berhadapan dengan berbagai hambatan struktural. Mulai dari keterbatasan akses pembiayaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, standar kemasan, hingga tantangan digitalisasi dan penetrasi pasar.

Sebagai instrumen solutif, Pemkab Bintan telah bergerak cepat dengan menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR Bintan) untuk menggulirkan program subsidi bunga bagi pelaku usaha mikro sejak 2022. Tercatat hingga 2026, komitmen ini telah mendulang dukungan APBD sebesar Rp6,05 miliar dan berhasil mendampingi lebih dari 1.000 pelaku usaha mikro. Program pro-rakyat ini pun dipastikan berlanjut pada 2027 mendatang.

Selain intervensi pembiayaan, Pemkab Bintan konsisten menyuplai program pelatihan dan pendampingan komprehensif. Tujuannya jelas: memastikan pelaku usaha tidak sekadar piawai memproduksi barang berkualitas, tetapi juga cakap mengelola bisnis secara profesional.

Melalui kerja sama lintas daerah dengan Klaten ini, Roby memandang ada ruang besar yang bisa dieksplorasi secara bersama-sama. Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan jembatan konkret untuk memperluas jejaring nasional.

“Kita dapat saling belajar dan saling menguatkan. Kita dapat membuka ruang untuk pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, pengembangan produk, promosi, pemasaran, serta perluasan jejaring kemitraan UMKM,” ungkap Roby.

Dia optimistis produk-produk unggulan Bintan ke depan bisa menembus pasar Klaten, begitu pula sebaliknya, produk khas Klaten dapat meramaikan pasar konsumen di Bintan.

“Setelah penandatanganan ini akan segera ada tindak lanjut dalam bentuk program dan kegiatan konkret, sehingga manfaat kerja sama dapat dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Bintan maupun Kabupaten Klaten,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut hangat jalinan kemitraan strategis ini. Menurutnya, kolaborasi antardaerah adalah momentum emas untuk memperkuat ekosistem UMKM secara kolektif, memperlebar jejaring distribusi, serta mentransformasikan produk lokal agar kian diperhitungkan di kancah yang lebih luas.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!