banner 728x250

Bintan Bersiap Menyambut Nataru: dari Keamanan, Lalu Lintas, hingga Harga Cabai

Pemkab Bintan menggelar rapat lintas sektor untuk memastikan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, nyaman, dan dompet warga tetap selamat dari lonjakan harga

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Menjelang momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang biasa kita kenal dengan istilah Nataru, Pemerintah Kabupaten Bintan tak mau ambil risiko. Alih-alih bersikap “nanti juga beres”, Pemkab Bintan memilih duduk satu meja bersama seluruh pimpinan daerah, pada Selasa, 16 Desember 2025, dalam sebuah Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah yang digelar di Aula Kantor Bupati Bintan.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan dan disejalankan dengan Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Agendanya jelas: memastikan perayaan Nataru berjalan aman, tertib, lalu lintas lancar, stok kebutuhan pokok aman, dan, yang paling sensitif, harga-harga tidak tiba-tiba melonjak bikin kepala pening.

banner 325x300

Dalam arahannya, Roby menekankan bahwa momentum Nataru bukan sekadar soal perayaan, tapi juga soal ketahanan pelayanan publik. Mulai dari keamanan masyarakat, kelancaran distribusi barang, hingga kesiapan menghadapi lonjakan kebutuhan pangan dan energi.

“Koordinasi yang solid menjadi kunci utama dalam menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru. Kita harus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, distribusi kebutuhan pokok lancar, serta keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujar Roby.

Tak hanya soal pengamanan dan lalu lintas, rapat TPID ini juga menyoroti isu klasik yang selalu datang setiap akhir tahun: inflasi musiman. Harga bahan pokok, yang biasanya ikut naik seiring meningkatnya permintaan, menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah diminta aktif memantau pergerakan harga, memastikan ketersediaan stok pangan, serta menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi gangguan distribusi.

Singkatnya, jangan sampai masyarakat sibuk merayakan Natal dan Tahun Baru, tapi diam-diam “dirayakan” juga oleh harga beras, cabai, dan minyak goreng.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, instansi vertikal, serta seluruh pihak yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Bintan. Harapannya, semua persiapan bisa dilakukan lebih awal, lebih rapi, dan lebih terukur.

Dengan koordinasi lintas sektor yang matang, Pemkab Bintan ingin memastikan bahwa perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bukan hanya meriah, tetapi juga aman, nyaman, dan ramah bagi kondisi ekonomi masyarakat. Karena merayakan tahun baru idealnya dengan optimisme, bukan dengan keluhan soal harga yang makin tinggi.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!