banner 728x250

Belajar di Kantor Polisi: Cerita WiFi Gratis Polsek Tambelan dari Kacamata Pelajar SMA

Ketika Starlink, pelajar SMA, dan kantor polisi bertemu demi satu tujuan: pendidikan yang lebih mudah di Tambelan

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Di Tambelan, Kabupaten Bintan, belajar kini tak melulu soal ruang kelas, papan tulis, dan buku paket. Bagi sebagian pelajar SMA, kantor polisi justru menjadi ruang alternatif untuk mengakses ilmu, tentu bukan untuk diperiksa, melainkan untuk terhubung.

Niswatul Ulya, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Tambelan, menjadi salah satu pelajar yang merasakan langsung manfaat fasilitas WiFi gratis yang disediakan Polsek Tambelan. Menariknya, dia baru mengetahui keberadaan fasilitas tersebut hari ini, Selasa, 16 Desember 2025. Tanpa ekspektasi berlebihan, Niswatul mencoba, dan justru menemukan pengalaman belajar yang tak biasa.

banner 325x300

“Awalnya canggung,” akunya jujur. Maklum saja, tempatnya bukan kafe atau perpustakaan, melainkan kantor polisi. Namun rasa sungkan itu perlahan hilang ketika koneksi internet yang disediakan ternyata sangat lancar dan nyaman digunakan.

Bagi Niswatul, WiFi gratis ini bukan sekadar fasilitas numpang internet. Dia memanfaatkannya untuk mencari materi pelajaran yang belum dipahami, belajar langsung melalui ponsel, hingga sesekali bermain game sebagai selingan. Kombinasi yang sangat realistis menggambarkan kehidupan pelajar masa kini.

Manfaatnya pun terasa nyata. Akses internet di Tambelan yang masih terbatas sering kali menjadi hambatan besar bagi pelajar dalam mencari referensi belajar.

“Internet di sini kurang stabil, jadi susah cari penjelasan lewat media sosial atau sumber belajar lainnya,” ujarnya.

Kehadiran WiFi Starlink di Polsek Tambelan, menurutnya, menjadi solusi yang sangat membantu.

Jika ditanya seberapa besar manfaatnya bagi pelajar SMA di Kecamatan Tambelan, Niswatul tak ragu menjawab: besar sekali. Dia menilai tujuan Polsek menyediakan WiFi gratis ini bukan hanya untuk mempermudah akses belajar, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan pengawasan yang positif terhadap aktivitas pelajar.

Soal kualitas jaringan, Niswatul memberi penilaian tinggi. Koneksi WiFi Starlink dinilainya sangat lancar dan lebih dari cukup untuk menunjang kegiatan belajar daring. Sebuah kemewahan kecil di wilayah yang masih sering berhadapan dengan gangguan jaringan.

Sebelum adanya fasilitas ini, kendala internet tetap dia rasakan meskipun menggunakan WiFi di rumah. Gangguan jaringan dan lag menjadi masalah klasik yang mengganggu proses belajar. Maka tak heran, WiFi gratis di Polsek Tambelan hadir sebagai angin segar.

Lebih dari sekadar soal teknis, Niswatul melihat program ini sebagai bukti kepedulian pihak kepolisian terhadap dunia pendidikan.

“Ini menunjukkan bahwa polisi peduli dengan pelajar dan pendidikan,” katanya. Sebuah kesan yang mungkin jarang terbayangkan sebelumnya.

Dia pun berharap program WiFi gratis ini bisa terus berlanjut. Alasannya sederhana namun kuat: tidak semua pelajar memiliki akses internet di rumah. Selama fasilitas ini gratis dan mudah diakses, peluang belajar akan semakin terbuka lebar. Sayang sekali, menurutnya, jika program seperti ini harus berhenti di tengah jalan.

Menutup ceritanya, Niswatul menyampaikan harapan agar fasilitas WiFi gratis di Polsek Tambelan tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Agar semakin banyak pelajar yang terbantu, dan agar kantor polisi terus menjadi ruang aman, bukan hanya untuk hukum, tetapi juga untuk harapan dan masa depan.

Di Tambelan, barangkali benar adanya: kadang, sinyal paling kuat justru datang dari tempat yang tak pernah kita duga.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!