MADIUN — Membangun komunitas perempuan tidak cukup hanya dengan menghadirkan motivasi. Arda Fitriana bersama sang suami memilih membangun Akademi Bunda Pintar sebagai ruang belajar yang mempertemukan perempuan dengan ilmu bisnis, mentoring, jejaring, dan peluang pengembangan diri.

Komitmen tersebut kembali terlihat dalam Seminar Percepatan Rezeki yang digelar di Hotel Aston Madiun, Sabtu, 26 September 2026.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah mentor dan praktisi dari Jakarta, di antaranya Wendi Abdillah, Praktisi HypnoSelling Indonesia, serta Coach Heri Smile, Professional Coach.
Yang menarik, rangkaian kegiatan tersebut juga menghadirkan Ricky Harun, artis sekaligus pengusaha, untuk berbagi pengalaman dalam forum komunitas.
Arda Fitriana turut tampil langsung memandu kegiatan dan berbincang bersama Ricky Harun di hadapan peserta.
Bagi Arda, membangun komunitas bukan sekadar mengumpulkan anggota dalam sebuah wadah. Lebih dari itu, komunitas harus mampu menjadi tempat bagi perempuan untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan kemampuan, membangun bisnis, memperluas jaringan, sekaligus menemukan peluang baru.
Pesan tersebut tercermin dalam tema yang dibawa melalui kegiatan tersebut: bukan sekadar membangun semangat, tetapi meningkatkan mindset, strategi penjualan, serta kemampuan melihat dan menjemput peluang.
Kehadiran mentor dari Jakarta dan figur publik seperti Ricky Harun menjadi bagian dari upaya Akademi Bunda Pintar memperluas pengalaman belajar para anggotanya.
Dari Rumah, Perempuan Bisa Bertumbuh
Akademi Bunda Pintar dibangun Arda Fitriana bersama suaminya sebagai ruang bagi perempuan untuk belajar dan berkembang melalui dunia bisnis.
Arda dikenal sebagai Mom-Preneur, edukator, mentor sekaligus penggerak komunitas. Melalui Akademi Bunda Pintar, ia membawa gagasan bahwa perempuan, termasuk ibu rumah tangga, dapat mengembangkan kemampuan dan membangun aktivitas bisnis dengan tetap menjalankan peran dalam keluarga.
Bagi Arda, proses tersebut tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Kemauan untuk belajar, adanya pendampingan, serta lingkungan yang saling mendukung menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang perempuan ketika ingin berkembang.
Karena itu, Akademi Bunda Pintar tidak hanya diposisikan sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai ruang untuk belajar bersama, membangun jejaring, saling menguatkan, dan bertumbuh.
Seminar di Madiun menjadi salah satu gambaran bagaimana komunitas tersebut mencoba menghadirkan akses pembelajaran dan pengalaman yang lebih luas bagi para anggotanya.
(Redho)

















