Kefamenanu –
Antrian panjang kendaraan kembali terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Tenga, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Selasa (16/06/2026). Kondisi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat yang harus menunggu berjam-jam demi memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM).
Salah seorang pemuda yang turut berada dalam antrean tersebut, Paskalis Randi Manek, yang akrab disapa Randi, melaporkan bahwa antrean kendaraan terlihat mengular sejak pagi hari. Menurutnya, situasi ini semakin menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.
“Kami harus menunggu cukup lama hanya untuk mendapatkan BBM. Antrean kendaraan sangat panjang dan banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi ini,” ungkap Randi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan roda dua maupun roda empat memenuhi area sekitar SPBU. Sejumlah pengendara bahkan memilih datang lebih awal untuk menghindari antrean yang semakin panjang pada siang hari.
Fenomena antrean BBM ini juga terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kefamenanu dalam beberapa hari terakhir. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lonjakan permintaan BBM dan peralihan penggunaan jenis bahan bakar tertentu menjadi salah satu faktor yang memicu peningkatan antrean kendaraan.
Masyarakat berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun Pertamina, segera mengambil langkah konkret guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Randi juga berharap adanya perhatian serius dari pihak berwenang terhadap kondisi tersebut.
“Kami berharap pemerintah dan Pertamina segera mencari solusi agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan seperti ini. BBM merupakan kebutuhan penting yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat di lokasi dan masyarakat terus menunggu giliran untuk memperoleh BBM. Kondisi ini menjadi perhatian publik karena berpotensi menghambat aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Editor: Jery Manek

















